Kembali Nulis, Kembali Nggambar, Kembali Motret

Baiklah, ini tulisan pertama saya setelah hampir setengah tahun absen dari dunia blogging.

Setengah tahun ini ada buanyak sekali hal yang terjadi, baik event, gejolak pertemanan dan buanyak lagi. Tapi saya masih hidup di sini, masih menulis, masih berbicara dan bergerak. Tapi ya itu, penyakit celat dan phobia huruf R saya masih ndak hilang-hilang!

Mungkin beberapa hal yang terjadi termasuk keputusan yang “gila”. Keluar dari Universitas lama karena nggak betah dengan teman-teman yang agak berbeda cara pandangnya, bukankah itu gila? Padahal belum ada setahun saya di sana. Toh saya mendapat gantinya, bersama teman-teman yang sudah lama saya kenal di Universitas Negeri Yogyakarta, salah satu sarangnya pengamat burung Jogja. Ya, Alhamdulillah saya bisa melanjutkan studi pada bidang yang sangat saya gandrungi, meskipun masih belum terlalu menjurus ke dunia perburungan. Meskipun harus melewati cercaan dan masih ngos-ngosan mengejar biaya kuliah, Insya Allah jika semua lancar dan Anda-anda semua sudi mendoakan saya, mungkin dalam 4 tahun saya bisa lulus? Amin ya Rab!

Menjadi Mahasiswa Baru (lagi)

Yang kedua adalah banyaknya event-event yang saya lalui: 2 birdrace, 1 long birding trip dan buanyak trip-trip singkat bareng teman-teman. Adalah Surabaya Waterbird Watching Race (WBWR 2012) pada bulan Februari lalu, yang kali ini dilaksanakan di kampus ITS dan muara sungai Porong. Sungai Porong cuk! Menyusuri sungai di mana lumpur lapindo dialirkan! Bersama Boas Emmanual dan Ilham Khoiril Iam (tim yang bener-bener baru!) kami mendapatkan petualangan yang menyenangkan, dengan oleh-oleh 5 lifer (burung yang belum pernah saya lihat sebelumnya), 1 trophi, 1 radang tenggorokan, hampir kehilangan 1 teman (si Ilham hampir kelelep lumpur), dan jutaan pengalaman dan kawan baru.

Tim “LILAC” yang baru dan geje..hehhee

Meskpun baru tapi terkenal, sampai dimintain foto bareng panitia :p

LILAC in action, sampai masuk ke semak-semak

Lalu adalagi, sebuah long birding trip bersama kawan bule saya Jens Ole Byskov. Dia seorang perawat dermawan dari Denmark, yang saking dermawannya mau membayar saya untuk mengunjungi beberapa birding spot di sekitar pulau Jawa. Pria berusia 60-an tahun ini menjadi kawan saya selama sebulan penuh, menyusuri hutan pegunungan Taman Nasional Gn. Gedhe-Pangrangro, Cibodas; menyusuri panasnya pantai Trisik; hingga berperang dengan nyamuk di Carita. Jujur saja, saya sampai harus mengakui kalah kuat mental dan fisik bila dibandingkan dengan kakek ini.

Kepuasan utama saya pada perjalanan ini bukan hanya lebih dari 30 lifer yang saya temukan, sebuah HP baru (setelah HP lama dicopet di Bandung), jalan-jalan gratis bareng bule atau imbalan yang besar. Kepuasan utama saya adalah menunjukan Indonesia pada orang yang pernah berpikir kalau negri ini “sarang teroris”. Ya, ketakutan Jens akibat putri semata wayang dari kerabat dekatnya yang meninggal dalam serangan Bom Bali I akhirnya pudar setelah melihat keindahan Indonesia yang sesungguhnya. Apalagi ketika melihat Cikalang Chrismast di pantai Trisik, dia sampai melompat-lompat kegirangan untuk membayar nazarnya.

Jens, kakek yang dermawan dan berkekuatan super!

Rawa Gayonggong, Maret 2012.

Air Terjun Cibereum. Maret 2012.

Menunggu Cabak Gunung. Maret 2012.

Yang ketiga adalah Baluran Birding Competition yang ketiga. Saya berhasil menarik seorang kawan saya ke dalam dunia birdwatching dengan imbalan “jalan-jalan gratis ke Baluran”. Si Harlina yang sekarang jadi senior saya di UNY mau-maunya saya jadikan porter selama birdrace ini, hehehe. Meskipun nggak dapat apa-apa kecuali sendal jepit baru (sendal jepit lama hilang diambil orang gila di rumah!) dan hammcok yang hutangnya belum lunas, saya mendapat banyak pelajaran dan kawan baru. Sebuah perjalanan yang menyenangkan ketika rumah sedang dilanda krisis!

Malam di baluran. Juli 2012.

Merak Baluran. Juli 2012.

Sekarang saya menulis di lebaran hari ke-4, masih di Yogyakarta, di Pakem dengan udaranya yang semakin dingin. Saya masih hidup, masih menulis, masih memotret meski mesti minjem-minjem, dan masih nggambar burung. Setengah tahun yang begitu berharga telah saya lewati dan saya kembali ke blog ini, sebuah blog saya saya besarkan perlahan-lahan.

Buber XII IPA 1, Agustus 2012

Saya berharap saya masih bisa menulis petualangan-petualangan indah di blog ini lagi, sebagai seorang yang masih sama namun lebih bijak dalam menilai keadaan. Sebagai seorang mahasiswa (lagi), sebagai seorang pengamat burung, dan sebagai Panji Gusti Akbar🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s