Boom! Baluran-PLN Birding Competition: The Paradise! (1)

Selasa, 12 Juli 2011

100 orang birdwatcher Kontingen Jogja siap untuk berlomba!

“Mas Imam ngendi ki? (Mas Imam dimana nih?) ” ujar seorang kawan di Stasiun Lempuyangan, tepat di depan kereta Sritanjung yang siap untuk berangkat.

“Ketoke telat meneh deh mas (kayaknya telat lagi deh),” jawab saya. Ingatan saya kembali ke masa 1 tahun lalu disaat mas Imam ketinggalan kereta Sritanjung, tepat 1 menit setelah kereta berangkat. Yah, penyakitnya mas Imam yang suka ngalong berhari-hari.

Kalau tahun lalu beliau masih bisa menghadiri Baluran Birding Competition dengan menumpang mobil Pak Ige, kali ini hampir mustahil dia bisa berangkat tepat waktu. Apalagi lampu di depan gerbong kereta sudah menjadi hijau.

“Lha kae lo! (Lha itu dia!)” ujar Bintang dengan semangat. Rupanya ada perkembangan: Mas Imam tepat waktu, sangat tepat waktu. Mari kita beri applause pada pemimpin pasukan ngaretmania ini :p.

Bintang dan Mas Tom

Kami punya tiket lo!

Oh iya, bicara soal Baluran Birding competition, ini adalah acara kedua yang diselenggarakan oleh Taman Nasional Baluran. Berjudul “2nd Annual Baluran-PLN Birding Competition” dengan sponsor yang lebih sedikit tapi hadiahnya semakin hebat: total 30 juta rupiah!

Langsung saja, kontingen Jogja mengirimkan sepasukan birdwatcher yang terdiri dari 10 tim BIONIC UNY, 3 Tim Biolaska UIN, beberapa tim Silvagama Fhut UGM, dan 2 tim independen PPBj ALSONETA serta JBPP (Jogja-Baluran Pulang Pergi). Juga ada teman-teman Haliaster dari Semarang–Total hampir 100 orang diturunkan alias…satu gerbong kereta!

Nah, sekarang kami sudah berada di Kereta Sri Tanjung dengan Bintang dan mas Tom(pel) di samping saya. Saya bersama Bintang akan Bergabung dalam tim Independen PPBJ Alsoneta bersama mas Juki ketua PPBJ yang akan menyusul besok. So, saatnya berangkat!
Kereta berjalan perlahan dengan sedikit penumpang di dalamnya. Yah, saya harus mulai menyesuaikan tempat duduk, karena selama lebih dari 18 jam ke depan saya akan berada di dalam kereta ini! Yah, 18 jam!

“Pokoknya kalau di stasiun jangan meninggalkan tempat duduk, ndak diambil orang,” ujar mas Tom.

Hanya dalam beberapa menit, sebagian besar anggota kontingen Jogja sudah ada yang tertidur–kebanyakan tidak tidur semalaman supaya nggak ketinggalan kereta. Yah, ngaretmania dengan mas Imam sebagai imamnya :p Nah, disaat itulah saya mendapatkan gambar-gambar ini:

Masih Seger

Teler..

Ganti pasangan?

Beberapa menit kemudian kami kedatangan tamu baru, 2 orang cewek dari Bionic. Ada mbak Tia dan satu lagi saya lupa namanya :p Seperti biasa, kami bercanda tawa sampai tenaga habis dan akhirnya tertidur, lalu bercanda lagi dan tertidur lagi!

Oke, karena tidak ada yang bisa saya ceritakan lagi karena yang terjad hanya itu-itu saja, saya akan bercerita tentang latar belakang keberangkatan saya dan Bintang menuju Baluran. Yah, begini ceritanya..

Jadi, kemarin sorenya (Senin, 11 Juli 2011 pukul 15.30) saya pergi ke markas Technical Mountaineering Club alias TMC di SMKN 2 Yogyakarta (STM Jetis) untuk mengambil tenda yang akan saya pinjam. Usut punya usut rupanya tendanya masih berada di tangan peminjam sebelumnya dan belum dikembalikan. Setelah ditunggu beberapa lama, kami menyerah. Dengan terpaksa saya mengirim sms ke Bintang dan Mas Zul:

“Wis, tendane ora sido… Siap2 yuk buat tidur menatap bintang :D”

Yah,, benar-benar tanpa tenda! Syukurlah kawan-kawan mau mengerti🙂.

Lanjut ke masalah kedua: Logistik. Awalnya Bintang akan membawa kompor portabel, tapi ternyata nggak jadi. Kami mensiasatinya dengan nimbrung masak di kelompok lain. Logistik juga benar-benar pas-pasan. Yah, yang penting nekat dan..berangkat!😀

Nah, kembali ke Kereta. Jam menunjukan pukul 14.30 dan kami sampai di stasiun Gubeng, Surabaya. Disini kereta akan berhenti sedikit lebih lama untuk dilangsir. Sialnya, ternyata kata sedikit harus diganti mejadi jauh. Yah, dikarenakan ada demo di sekitar areal lumpur lapindo, kereta mesti terlambat beberapa jam. Benar-benar merepotkan ==a.

Lewat tengah malam kami baru sampai di St. Banyuwangi, beberapa jam lebih lama dari waktu yang tertera di jadwal keberangkatan. Gila, hampir 18 jam di dalam kereta!

Nah, setelah itu masalah berlanjut. Kami menunggu bis yang disediakan panitia untuk bisa sampai ke kantor Balai Taman Nasional Baluran di Batangan. Ternyata bis yang disediakan tidak cukup.

“Tadi ada yang nawarin lagi, 8rb/orang,” ujar Mas Azat dari JBPP yang menyambut kami di depan St. Banyuwangi. Rupanya beliau baru saja berlibur di Bali.

Setelah sepakat sebagian di bus yang disediakan panitia dan sebagian lagi di bus yang ditawarkan mas Azat, rupanya supir bus yang ditawarkan mas Azat sudah tidur dan menolak untuk mengantarkan. Yasudah, tambah rumit saja. Akhirnya sisa-sisa penumpang yang nggak muat di bus panitia menyewa sebuah angkot (disana istilahnya Lin) dengan harga 15rb/orang. Hufff, padahal bus yang disediakan panitia hanya 5rb/orang!

Satu jam berlalu, kami sampai di kantor Batangan dengan rasa lelah dan mengantuk. Tapi kami kembali bersemangat begitu melihat baliho 2nd Annual Baluran-PLN Birding Competition dengan foto Layang-Layang Api (Hirundo rustica) yang sangat indah di hadapannya. Baluran, kami kembali.. Kami menanti…

Yah, saya cukup senang. Ternyata disini sudah ada beberapa kawan lama yang menanti, seperti Khaleb dan Mas Ady dari Jakarta. Mereka sudah sampai duluan sekitar 1 jam sebelum kami sampai!

Kami langsung menuju ke aula tempat peserta tidur. Yang saya lakukan pertama kali adalah mencari tempat untuk mencharge HP yang mulai ketar-ketir berbunyi minta diisi. Juga supaya bisa sms-an lagi sama yang di Jogja🙂

Bersambung😀

2 thoughts on “Boom! Baluran-PLN Birding Competition: The Paradise! (1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s