Birdwatching Saat Puasa? Siapa Takut?

Berkali-kali saya lakukan kegiatan gila ini. Pertama dan kedua, waktu monitoring sarang Elang Jawa lagi gencar-gencarnya, dan ketiga, waktu pengamatan bareng Jakarta Birder di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Semuanya terjadi di bulan Ramadhan tahun 2009 yang lalu.

Kebayang kan gimana rasanya? Sarang Elang jawa yang terletak di Alas tekek, sebuah dataran di Kinahrejo, TNGM itu cukup mudah dicapai, namun diperlukan nafas yang panjang karena jarangs ekali ada bonus track datar disini. Ya, untuk menuju kesini, anda harus berjalan kaki dalam track menanjak yang curam. Gimana rasanya kalau kesana saat puasa? Saat itu saya benar-benar merasa biasa saja, seperti birdwatching diluar bulan ramadhan. Yah, mungkin sih kita bakal merasa sangat kehausan, tapi lama-lama toh juga hilang. Hal yang sama juga terjadi waktu saya mengamati burung bersama Khaleb dan Boas dari jakarta Birder di TMR, Jakarta. Dengan godaan dari tukang jualan plus hawa panas Jakarta, kalau dijalani dengans emangat birdwatching toh tidak akan terasa. Paling pol yo cuman kelelahan, kehausan terus ambruk, nggak lebih kok!.

Okay, stop bercerita. Intinya birdwatching sambil berpuasa aman-aman saja kok, asal anda tahu tips dan trick-nya. mau tahu? Yukz…

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk birdwatching, atur waktu sebaik mungkin supaya anda tidak mudah kelelahan. Contoh, kalau biasanya anda mengamati burung sepanjang hari, cobalah mengamati burung cukup di pagi ataus ore hari. Lumayan kan bisa buat ngabuburit? Atau kalau yang lebih enak lagi, coba amati Celepuk dan kawan-kawan dengan night birdwatching alias birdwatching malam hari.
  2. Pilih juga lokasi yang tepat, jangan “ngoyo” mengamati burung di puncak bukit atau di tengah savanna gersang. Yah, jangan juga iktui jejak saya mengamati sarang Elang Jawa di Alas Tekek kecuali kalau iman anda benar-benar kuat. Pengamatan di taman kota atau sawah belakang sudah cukup kok!.
  3. Sahur dan berbuka dengan makanan yang berimbang dan penuh energi. Pilih makanan ber-glukosa tinggi supaya anda bisa mendapatkan ATP lebih banyak (kecuali akalu anda diabetes!). Inilah inti dari sabda Rasulullah SAW, “Berbukalah dengan yang manis”.
  4. Bawa barang-barang secukupnya, jangan ngoyo bawa binokular gede dan berat, cukup bawa binokular mini saja. Jangan ngoyo juga membawa lensa yang panjang-panjang.
  5. Pilih kaos yang tipis, nggak usah pakai baju kamuflase yang sumuk.
  6. Mungkin konsentrasi anda bakal sedikit terganggu. Kalau sudah begini, istirahat di bawah pohon juga ok.
  7. Kalau sudah nnggak kuat, ya tidur aja di bawah pohon. Sip kan?

OK, happy Birding!!!!

One thought on “Birdwatching Saat Puasa? Siapa Takut?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s