Kenali Senjatamu!

Binokular dan monokular merupakan barang wajib bagi para birdwatcher. Bayangkan, betapa sulitnya kita mengidentifikasi burung bila tidak memakai kedua benda ini, meskipun beberapa orang birdwatcher bisa melakukannya.

Pepatah mengatakan, “kenali senjatamu”. Bagi para birdwatcher, pepatah ini mungkin bisa diartikan “kenali binokular dan monokularmu”, karena kedua benda ini adalah senjata utama bagi para birdwatcher dalam mengamati dan mengidentifkasi burung. Penting bagi para birdwatcher untuk mengenali senjatanya sebelum membelinya. Berikut beberapa pertimbangan yang bisa digunakan sebelum membeli bino atau monokular:

  • Kondisi atau lokasi pengamatan
    Para birdwatcher yang tinggal di dekat pantai atau sering mengamati buurng pantai biasanya lebih suka memakai monokular denagn tripod, karena burung-burungnya jarang bergerak dan terkadang membutuhkan perbesaran yang besar untuk bisa mengidentifikasinya. Berbeda apabila kita lebihs ering mengamati burung hutan yang aktif di vegetasi yang rimbun, binokular dengan perbesaran sedang lebih baik untuk digunakan.

    Seperti yang kita ketahui, semakin besar perbesarannya, semakin besar pula ukuran binokularnya. Bila kita terlalu ngebet memakai binokular ukuran besar untuk burung-burung hutan, tentunya akan sangat sulit bagi kita untuk menstabilkan pandangan kita, apalagi mengikuti gerakan si burung. bagi saya, perbesaran 8×10 juga sudah mencukupi.

  • Jenis burung yang akan diamati
  • Bila kita mengamati burung berukuran kecil dan aktif, sebaiknya gunakan binokular ukuran sedang. Namun bila burungnya pendiam, kita bisa menggunakan monokular, tentunya dengan tripod. Untuk amannya–bila anda tidak tahu jenis burung apa yang akan anda temui–gunakanlah yang perbesaran 8×10 atau 10×12.
    Lain lagi bila anda ingin mengamati burung-burung nokturnal, seperti Owl atau Frogmouth. Binokular night-vision mungkin cukup keren, tapi agak sulit karena hanya akan terlihat warna hijau. Sebenarnya, menggunakan lampu atau senter juga sudah cukup, walau mungkin anda akan sedikti mengganggu mereka. Sorotkan lampu tepat ke wajahnya agar si burung tidak kabur.

  • Merek, Type dan Kantong.
    Tentunya, hal ini mesti diperhatikan. Bila anda menggunakan binokular tanpa merk, tentu hasilnya akan berbeda dengan binokular ber-merk terkenal, seperti Nikon. Namun, biasanya binokular tanpa merk jauh lebih mahal dari yang tidak bermerk. Silahkan anda pertimbangkan antara urusan kantong serta kualitas.
    Kalau saya lebih suka menggunakan Nikon, bukannya promosi, tapi yang bisa dipinjam ya hanya itu. Bila anda ingin mengetahui merk-merk binokular da monokular atau scope yang sering digunakan oleh para birdwatcher, silahkan kunjungi http://www.optics4birding.com
    Berdasarkan jenis lensanya, ada dua jenis binokular, yakni roof prism dan porro prism. Sebenarnay keduanya hampir sama, hanya letak prismanya saja yang berbeda. Kalau saya lebih suka menggunakan porro prism karena lebih praktis, tinggal tempel ke mata. Kalau roof-prism sejatinya jauh lebih jelas, asalkan kita tahu cara menggunakannya, yakni dengan menaraik Eyepiece hingga penuh (khusus untuk mata normal). Untuk lebih jelasnya silahkan lihat diagram di bawah ini.

    Porro-prism (kiri) dan roof-prism (kanan)

    Selain tiu, juga terdapat beberapa fitur lainnya dalam suatu binokular, seperti Waterproof, close fokus, nitrogen purge atau image stabilized. Kalau waterproff saya rasa semua sudah tahu, merupakan fitur pertahanan dari air, cocok digunakan untuk musim hujan. Kita tahu bahwa Binokular yang basah bisa mengakibatkan citra yang dihasilkannya berkabut selamanya. Close focus merupakan fitur untuk melihat burung-burung yang jaraknya cukup dekat. Nitrogen purge berarti isi didalam binokular adalah gas nitrogen yang indeks bias-nya lebih kecil dari udara sekitar, yang artinya gambar lebih jelas. Sementara image stabilizer merupakan fitur penyeimbang citra dari  objek yang kita lihat. Silahkan pilih sesuai kebutuhan dan kantong anda.
    Bagi yang ingin memilih monokular atau scope, ada juga dua jenis, yaitu yang bengkok dan juga yang lurus (nggak tahu apa istilahnya). Yang bengkok gampang digunakan buat melihat burung-burung yang suka main diatas, sementara yang lulus bisa digunakan buat burung yang main di atas atau di bawah, terserah anda.

Pada intinya, pilihlah senjatamu sesuai kebutuhan. Selamat memilih!

4 thoughts on “Kenali Senjatamu!

    • sayangnya, koleksi foto saya sedikit, jadi maaf2 aja ya🙂

      coba lihat di link di site bar, yang namnay me and baluran, foto-fotonya bagus2 tuh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s