<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Chronicles of Saxony</title>
	<atom:link href="http://sangperegrine.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sangperegrine.wordpress.com</link>
	<description>Perjalanan jauh meraih impian..</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2012 04:22:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sangperegrine.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/ed1ae9b4a03d670448b54002f42bfd74?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>The Chronicles of Saxony</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sangperegrine.wordpress.com/osd.xml" title="The Chronicles of Saxony" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sangperegrine.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Resolusi 2012: Sebuah Peta Menuju Keberhasilan</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2012/01/08/resolusi-2012-sebuah-peta-menuju-keberhasilan/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2012/01/08/resolusi-2012-sebuah-peta-menuju-keberhasilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 11:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=1155</guid>
		<description><![CDATA[Yah, alhamdulillah 2011 sudah lewat: selamat datang 2012! Tahun baru, bagi sebagian orang dibesar-besarkan dengan pesta pora, kembang api, pacaran, bakar jagung, ayam, rumah dan lain-lain selain bakar diri. Sementara itu sebagian lain hanya &#8220;ndekem&#8221; di rumah, nonton tv spesial tahun baru yang biasanya pertama kali tayang di layar kaca. Ada juga yang berdiam diri, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1155&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Yah, alhamdulillah 2011 sudah lewat: selamat datang 2012!</p>
<div id="attachment_1160" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/newyear2012imagesandwallpapers-05.gif"><img class="size-medium wp-image-1160" title="New+Year+2012+Images+and+Wallpapers-05" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/newyear2012imagesandwallpapers-05.gif?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Welcome 2012!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Tahun baru, bagi sebagian orang dibesar-besarkan dengan pesta pora, kembang api, pacaran, bakar jagung, ayam, rumah dan lain-lain selain bakar diri. Sementara itu sebagian lain hanya &#8220;ndekem&#8221; di rumah, nonton tv spesial tahun baru yang biasanya pertama kali tayang di layar kaca. Ada juga yang berdiam diri, berdzikir dan merenungi kesalahan-kesalahan di tahun lalu dan mencoba berubah di tahun selanjutnya. Yah, berbeda-beda memang, tapi tujuannya tetap sama: Menyambut tahun baru 2012.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahun baru identik dengan yang namanya resolusi. Banyak orang beramai-ramai membuat daftar panjang resolusi alias target yang akan mereka capai di tahun 2012 ini. Yah, target atau resolusi tahun baru memang perlu dibuat, sebagai sebuah motivasi atau sekedar iseng-iseng menentukan langkah-langkah yang akan dilalui untuk menghabiskan tahun ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan salah, membuat resolusi tahun baru itu penting lho! Ibarat sebuah kapal yang terombang-ambing di lautan, daftar target resolusi tahun baru itu adalah peta yang berisikan pulau yang akan dituju, rute untuk mencapainya serta ajian untuk mengusir dedhemit laut yang menghadang. Seperti misalnya kapal kita berada di Sumatra dan ingin ke Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Papua, maka kita akan membuat jalan yang efektif menuju Kalimantan, lalu makan Coto Makassar di Sulawesi, mencicipi Papeda-nya Papua baru nyari blangkon di Jawa. Dengan begitu rute yang kita lalui tidak berputar-putar dan tidak memakan waktu lama.</p>
<div id="attachment_1157" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/graphic1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1157" title="Graphic1" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/graphic1.jpg?w=300&#038;h=147" alt="" width="300" height="147" /></a><p class="wp-caption-text">Rute kapal laut yang teratur dan efektif, sama seperti saat kita memiliki daftar target sebagai resolusi di tahun 2012</p></div>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan kapal yang tidak memiliki peta dan tujuan, yang hanya memakai ajian &#8220;capcipcup belalang kuncup&#8221; untuk menentukan arah. Kapal itu akan terus terombang-ambing dengan arah yang buram. Kapal itu mungkin akan menuju Jawa, lalu Kalimantan, balik lagi ke sumatra, lalu memutar jauh ke Papua, kembali ke timur ke Sulawesi, dan akhirnya balik jauh ke Sumatra. Perjalanan yang berputar-putar dan melelahkan, atau istilahnya <em>bruwet </em>dan<em> amburadul</em>.</p>
<div id="attachment_1156" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/grap1hic1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1156" title="Grap1hic1" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/grap1hic1.jpg?w=300&#038;h=147" alt="" width="300" height="147" /></a><p class="wp-caption-text">Rute kapal laut semrawut. Ribet kan?</p></div>
<p style="text-align:justify;">Yah, sekedar sharing  saja, berikut adalah resolusi 2012 susunan saya sendiri. Saya membuat beberapa target besar, dengan beberapa target kecil sebagai &#8220;footsteps&#8221; untuk mencapainya. Beberapa dari target ini adalah impian saya sejak lama, dan tentu perlu usaha keras untuk mencapainya. Yap, ini diaaa&#8230;</p>
<h3 style="text-align:justify;">1. Bisa Mendapat Penghasilan Sendiri dengan Berwirausaha.</h3>
<p style="text-align:justify;">Ya, impian saya sejak lama adalah bekerja untuk diri sendiri alias berwirausaha. Siapa sih yang nggak mau kerja dengan kehendak sendiri, tanpa disuruh-suruh oleh Bos, mengejar bonus dan dihantui ketakutan akan potong gaji, pemecatan dan lain-lain. Oke, masih ada resiko ketika kita menjadi wirausahawan, tapi apa ada kehidupan tanpa resiko? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Kalau ditanya usaha apa yang akan saya pilih, saya memilih usaha kuliner dan usaha kreatif. Usaha kuliner ini gagasan dari pacar saya sendiri, berhubung dia suka masak dan saya suka makan (lho?). Kalau usaha kreatif, ya sekreatif kita aja. Pokoknya cari bahan baku, jadi produk, terus dijual, seperti misalnya membuat kerajinan tangan, desain, dan lain-lain. Bismillah deh!</p>
<div id="attachment_1159" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/terongtepung.jpg"><img class="size-medium wp-image-1159" title="terongtepung" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/terongtepung.jpg?w=300&#038;h=227" alt="" width="300" height="227" /></a><p class="wp-caption-text">Terong Goreng Tepung. Sumber: http://eat-pray-dream.blogspot.com</p></div>
<p style="text-align:justify;">Langkah yang akan saya ambil:</p>
<h4 style="text-align:justify;">Mencari Modal</h4>
<p style="text-align:justify;">Jelas, ini penting pangkat sepuluh dalam memulai usaha. Yah, mendapatkan modal memang penting sebagai tonggakan awal memulai usaha. Seperti kata pepatah: banyak jalan menuju Cirebon (heleh2?), ada ribuan jalan untuk menggapai modal yang saya butuhkan. Yang jelas saya <em>ogah</em> meminjam modal di bank karena saya belum berani. Terus apa dong? Yah, bisa dengan mengikuti berbagai lomba berhadiah seperti yang satu ini:</p>
<p><a href="http://telkomspeedy.com/"><img class="aligncenter size-full wp-image-776" title="blogcontestspeedy" src="http://penamerangkai.files.wordpress.com/2012/01/blogcontestspeedy.jpg?w=510" alt="" /></a></p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Memulai dari Usaha Kecil<br />
</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang saya bilang, saya akan memulai usaha kuliner dan usaha kreatif. Usaha kuliner yang akan saya rintis sepertinya Terong Goreng Tepung. Eits, jangan salah! Kuliner ini sangat terkenal di jepang lho! (kata pacar saya). Selain itu harga bahan bakunya juga murah, dan juga sehat! Selanjutnya baru saya akan mendirikan usaha kuliner kecil lainnya yang sudah saya susun dengan kreatif, tapi rahasia! :p</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu saya juga akan memulai usaha kreatif, seperti desain, kerajinan tangan dan lain-lain. Memang, usaha macam ini lebih sulit dipasarkan, tapi saya hanya ingin berusaha menggunakan keahlian saya untuk menghasilkan sesuatu. Tidak ada salahnya mencoba kan?</p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Promosi Usaha</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Ini dia bagian yang saya suka! Tentu saja, promosi besar-besaran dengan twitter, facebook, blog, artikel dan lain-lain. Sebisa mungkin saya akan menyebarkan usaha saya ke dunia maya! Siapa tahu bisa mengikuti jejak-jejak usaha kuliner lain yang sudah lebih dahulu sukses berkat dunia maya?</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk usaha kreatif, saya sebisa mungkin menggunakan <a href="http://www.telkomspeedy.com/">internet</a> untuk menjual desain dan kerajinan yang saya buat. Cukup dengan membuat blog, memamerkan produk, lalu mempromosikannya. Yah, Insyaallah berhasil!</p>
<h3 style="text-align:justify;">2. Punya Akses <a href="http://www.telkomspeedy.com/">Internet</a> Sendiri.</h3>
<p style="text-align:justify;">Ini juga impian sejak lama, yang saya targetkan sebagai &#8220;pelicin&#8221; bagi target saya nomor satu. Yah, sebagai warneters, kantong saya sering menjerit kalau harus pergi ke warnet untuk suatu urusan. Bayangkan saja kalau dalam seminggu saya harus pergi ke warnet minimal 3 jam setiap hari kerja? Dengan tarif warnet Rp.3000,- per jam maka dalam satu bulan saya bisa menghabiskan 3 jam x 5 hari x 4 minggu X Rp.3000,- = Rp. 180.000,- alias TEKOR.</p>
<p style="text-align:justify;">Akses internet menjadi sangat penting jika saya ingin mempromosikan usaha saya lewat dunia maya. Akses internet yang murah, cepat dan handal sangat saya butuhkan untuk mengakses facebook dan twitter, mengupdate produk di Blog, atau mencari template dan inspirasi untuk desain saya. Yah, maka itulah saya BUTUH akses internet sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Langkah yang akan saya ambil:</p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Mengumpulkan Uang dan Memilih <a href="http://www.telkomspeedy.com/">Internet</a> Provider yang Tepat</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Jelas, yang saya perlukan adalah dana untuk membeli paket akses <a href="http://www.telkomspeedy.com/">internet</a> yang murah, cepat dan handal. Dengan begitu, target ini hanya bisa saya raih kalau usaha saya sudah lancar dan menghasilkan. Sebelumnya, ya nggak apa-apalah promosi lewat warnet terlebih dahulu.</p>
<div id="attachment_1164" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/speedyflash-01.png"><img class="size-medium wp-image-1164" title="SpeedyFlash-01" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/speedyflash-01.png?w=300&#038;h=76" alt="" width="300" height="76" /></a><p class="wp-caption-text">Speedy Flash!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Kalau soal<a href="http://www.telkomspeedy.com/"> internet</a> provider, saya sendiri memilih Speedy dari Telkomsel. Saya sudah merencanakan akan menggunakan paket Speedy Flash Primera Single Season. Dengan harga Rp.195.000,- saya sudah mendapatkan akses internet fixed (diam) dan mobile (bergerak) dengan kecepatan sampai 384 kbps selama satu bulan! Memang sih, lebih mahal sedikit dari hitungan saya diatas. Tapi, hey! hitungan itu kan untuk 3 jam dikalikan 20 hari sebulan, sementara ini 24 jam untuk 30 hari dalam sebulan alias MURAH DAB!</p>
<h3 style="text-align:justify;">3. Merintis Ekspedisi Keliling Tanah Jawa</h3>
<div id="attachment_1163" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/51m1bz00rel-_sl500_aa300_.jpg"><img class="size-full wp-image-1163" title="51M1BZ00REL._SL500_AA300_" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/51m1bz00rel-_sl500_aa300_.jpg?w=604" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">The Ecology of Java and Bali</p></div>
<p style="text-align:justify;">Bagi kawan-kawan yang kuliah di Biologi atau Kehutanan pasti tahu buku &#8220;The Ecology of Java and Bali&#8221; karya Tonny Whitten, Roehayat Emon Soeriaatmadja, dan Suraya A. Afiff. Di bagian belakang buku ini terdapat daftar &#8220;exiting and important biodiversity spot&#8221; berupa belasan tempat di sepanjang Jawa dan Bali yang kaya akan keanekaragaman hayati. Tempat-tempat ini antara lain Taman Nasional Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, TN Gedhe-Pangrango, TN Halimun Salak, Dataran Tinggi Yang, TN Baluran, TN Bali Barat dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Target saya adalah merintis ekspedisi menyusuri kesemua &#8220;exiting and important biodiversity spot&#8221; di buku ini untuk merekam sisa-sisa keankearagaman hayati di tahun 2012 ini. Ya, buku ini bisa terbilang cukup &#8220;lawas&#8221; karena diterbitkan pada tahun 1996. Ya, sebisa mungkin saya dan kawan-kawan saya akan membuat sebuah ekspedisi untuk &#8220;mengupdate&#8221; informasi di buku ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu yang sangat saya ingin kunjungi adalah Dataran Tinggi Yang dan Muara Gembong. Keduanya memiliki potensi burung yang sangat penting. Di Dataran Tinggi Yang pernah terdengar suara burung Kuau yang seperti suara Kuau Besar/Great Argus Pheasant (<em>Argusianus argus)</em>. Bisa jadi suara tersebut adalah suara dari burung Kuau Garis-ganda/Double-banded Argus Pheasant (<em>Argusianus bipunctatus</em>) yang hanya diketahui dari sehelai bulu ekor pada abad ke-18 dan diperkirakan berhabitat di Jawa. Sementara Muara Gembong bisa jado merupakan habitat terakhir dari Trulek Jawa (<em>Vanellus macropterus</em>), burung misterius yang hingga sekarang tidak ada yang bisa mengambil fotonya.</p>
<p style="text-align:justify;">Langkah yang akan saya ambil:</p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Membuat Proposal dan mencari dana</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Ya! tentu saja saya perlu proposal untuk mencari dana bagi ekspedisi besar dan gila-gilaan ini. Kerja keras, kemauan serta akses <a href="http://www.telkomspeedy.com/">internet</a> sangat saya perlukan, terlebih saya belum pernah membuat proposal ekspedisi sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Lha, untuk apa <a href="http://www.telkomspeedy.com/">internet</a>? Tentu untuk mencari contoh proposal ekspedisi, mencari tips dan trik membuat proposal ekspedisi dan mencari relasi yang sekiranya mau mendanai ekspedisi ini. Yah, memang sulit ya untuk lepas dari segala macam kemudahan internet? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Mencari teman untuk ekspedisi</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Jelas, saya nggak bisa melakukan ekspedisi ini sendirian. Saya butuh kawan untuk saling membantu, saling membahu, dan mengamati keanekaragaman hayati dengan disiplin ilmunya masing-masing atau sekedar menjadi korban ketika dikejar <em>dedhemit</em> hutan. Dengan kehadiran teman, insyaallah semua bisa menjadi lebih mudah. Karena itulah saya membutuhkan media sosial untuk berbagi ide mengenai ekspedisi ini serta mencari sahabat untuk merintis ekspedisi ini bersama-sama. Lagi-lagi butuh <a href="http://www.telkomspeedy.com/">internet</a>!</p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Menyiapkan Ekspedisi</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Yang ini jelas penting. Persiapan yang matang sangat saya butuhkan untuk membuat ekspedisi ini berjalan lancar. Yang jelas, beberapa tempat yang masuk dalam ekspedisi ini berada di tengah lautan dan perlu perencanaan yang tepat agar bisa sampai disana di musim cuaca baik. Untuk memperoleh informasi ini, saya membutuhkan <a href="http://www.telkomspeedy.com/">internet</a> lagi agar bisa mendapatkannya.</p>
<h3 style="text-align:justify;">4. Semakin Aktif Menulis dan Membuat Buku.</h3>
<p style="text-align:justify;">Menulis adalah salah satu hobi dan keahlian saya. Buktinya ya Blog ini, hehehee :p. Menulis cerita perjalanan, unek-unek, review makanan dan lain-lain menjadi bagian dari hidup saya dan blog ini. Nah, target saya di tahun 2012 ini saya dapat terus menuliskan cerita-cerita bagus di blog ini secara intens, dan kalau bisa membuat buku.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang kalian lihat, blog ini jarang update. Yah, kembali ke masalah yang dulu: mesti ke warnet dan mahal. Bahkan untuk membuat postingan ini saja saya sudah menghabiskan Rp.11.000,-! Maka itu target saya di tahun ini bisa mengupdate blog tepat setelah saya selesai berpetualang. Selain itu saya ingin sekali membuat buku berisikan kumpulan cerita petualangan saya, khususnya cerita ketika saya berekspedisi keliling P. Jawa dan Bali nanti!</p>
<p style="text-align:justify;">Langkah yang saya ambil:</p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Mempunyai Akses Internet Sendiri</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Tadi sudah saya jelaskan kan? Yah, dengan Speedy Flash saya bisa menulis dan mengupdate blog dimana saja, kapan saja. Yah, itu yang saya butuhkan kalau <em>nggak</em> mau TEKOR di warnet.</p>
<h4 style="text-align:justify;"><strong>Menjalin Relasi Dengan Penerbit</strong></h4>
<p style="text-align:justify;">Jelas, saya butuh ini kalau ingin buku saya diterbitkan. Kalau begitu, media sosial kembali saya butuhkan sebagai wadah untuk berteman dan menjalin relasi dengan pihak penerbit. Yah, siapa tahu bisa mengikuti jejak Edwin Norman atau Trinity Traveller yang sudah sukses dengan menulis cerita perjalanan, keduanya idola saya!</p>
<div id="attachment_1162" class="wp-caption aligncenter" style="width: 200px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/norman_edwin.jpg"><img class="size-medium wp-image-1162" title="norman_edwin" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/norman_edwin.jpg?w=190&#038;h=300" alt="" width="190" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Edwin Norman</p></div>
<h3 style="text-align:justify;">5. Menyelesaikan Proyek Rintisan Jogja Bird Map</h3>
<p style="text-align:justify;">Ini proyek yang pernah dirintis oleh Kutilang Indonesia Birdwatching Club dan para birdwatcher Jogja lainnya. Jadi ceritanya sekitar tahun 2008 Mas Wawan dan Mas Swiss Winnasis sama-sama membuat peta interaktif tentang peta Jogja dan burung-burung yang ada disana. Sayangnya, peta ini file-nya terlalu besar sehingga tidak bisa ditempatkan di web.</p>
<div id="attachment_1161" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/jogja-bird-map.gif"><img class="size-medium wp-image-1161" title="jogja-bird-map" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/jogja-bird-map.gif?w=300&#038;h=211" alt="" width="300" height="211" /></a><p class="wp-caption-text">Jogja Interest Birdmap oleh mas Swiss Winnasis. Sumber: http://pratapapa81.wordpress.com/2008/04/08/peta-interaktif-jogja-interest-bird-map/</p></div>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 2011 gagasan ini kembali dimunculkan oleh kawan-kawan Paguyuban Pengamat Burung Jogja. Kami sudah merintis kembali ide ini dan mengupdate data untuk dimasukan ke proyek ini. Ya, Insyaallah kami bisa membuat sebuah website khusus Jogja Bird Map yang bisa Anda akses dengan mudah. Doakan ya, amin!</p>
<p style="text-align:justify;">Sekian resolusi saya di tahun 2012 ini. Semoga bisa terwujud semua, amiiiin! Doakan yah! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Panji &#8220;Zi&#8221; sang Peregrine <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/curhat/'>Curhat</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/1155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/1155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/1155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1155&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2012/01/08/resolusi-2012-sebuah-peta-menuju-keberhasilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/newyear2012imagesandwallpapers-05.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">New+Year+2012+Images+and+Wallpapers-05</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/graphic1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Graphic1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/grap1hic1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Grap1hic1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/terongtepung.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">terongtepung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penamerangkai.files.wordpress.com/2012/01/blogcontestspeedy.jpg?w=510" medium="image">
			<media:title type="html">blogcontestspeedy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/speedyflash-01.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">SpeedyFlash-01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/51m1bz00rel-_sl500_aa300_.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">51M1BZ00REL._SL500_AA300_</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/norman_edwin.jpg?w=190" medium="image">
			<media:title type="html">norman_edwin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2012/01/jogja-bird-map.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jogja-bird-map</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencegah Masalah Tanpa Masalah: Pembangunan Sinergis Antara Masyarakat, Lingkungan, dan Perusahaan</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/12/28/mencegah-masalah-tanpa-masalah-pembangunan-sinergis-antara-masyarakat-lingkungan-dan-perusahaan/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/12/28/mencegah-masalah-tanpa-masalah-pembangunan-sinergis-antara-masyarakat-lingkungan-dan-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 10:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=1146</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi anggota DPD? Ya, pertanyaan itu kerap muncul jika saya merasa tidak setuju atau tidak adil terhadap keputusan pemerintah. DPD atau Dewan Perwakilan Rakyat jelas lebih dekat kepada rakyat karena DPD mewakili daerahnya masing-masing, sehingga seharusnya bisa lebih peka terhadap masalah-masalah yang terjadi di daerahnya. Seandainya saya menjadi anggota DPD, saya akan berusaha untuk sensitif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1146&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Menjadi anggota DPD? Ya, pertanyaan itu kerap muncul jika saya merasa tidak setuju atau tidak adil terhadap keputusan pemerintah. DPD atau Dewan Perwakilan Rakyat jelas lebih dekat kepada rakyat karena DPD mewakili daerahnya masing-masing, sehingga seharusnya bisa lebih peka terhadap masalah-masalah yang terjadi di daerahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seandainya saya menjadi anggota DPD, saya akan berusaha untuk sensitif terhadap persoalan-persoalan di daerah perwakilan saya. Sebagai anggota DPD, saya akan mengkaji masalah tersebut secepat mungkin dan menemukan pemecahannya bersama pemerintah daerah. Selain itu, sebagai anggota DPD, saya akan membawa masalah tersebut ke pemerintah pusat apabila saya dan pemerintah daerah tidak dapat memecahkannya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Walaupun begitu, mencegah masalah jelas jauh lebih baik daripada menyelesaikannya. Seandainya saya menjadi anggota DPD, saya akan berusaha berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat untuk mengkaji sumber-sumber masalah yang biasa terjadi di daerah perwakilan saya. Selanjutnya, sebagai anggota DPD saya sebisa mungkin akan mencegah masalah tersebut dengan memberi usulan perundang-undangan berdasarkan kajian saya serta mengawasi jalannya perundang-undangan yang berlaku, sesuai dengan tugas DPD demi mencegah masalah yang terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal itu akan saya lakukan dengan mengusulkan dan mengawasi pembangunan yang sinergis antara lingkungan, masyarakat, dan investor yang menanamkan modal di daerah perwakilan saya. Saya rasa, hal ini perlu dilakukan mengingat apa yang sebelumnya terjadi di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Timika, Mesuji, Bima dan Pulau Padang. Berikut merupakan analisa saya terhadap masalah-masalah tersebut dan solusi yang akan saya usulkan seandainya saya menjadi anggota DPD:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Sebagai anggota DPD, saya akan mengusulkan agar pembangunan yang dilakukan bersama perusahaan investor harus melibatkan masyarakat, khususnya putra daerah. Masyarakat tidak boleh merasa diminoritaskan, atau bahkan merasa dijajah oleh perusahaan. Hal ini untuk mencegah agar kejadian seperti di Timika tidak terulang. Menurut saya, masyarakat di Timika merasa dirugikan karena aktivitas sebuah perusahaan besar yang tentu tidak pantas untuk saya sebutkan di artikel ini. Tentu saja, setelah diusir dari tanah kelahiran mereka, dilarang menimba emas secara tradisional yang menjadi mata pencaharian mereka, mereka pun hanya diperkejakan sebagai buruh di perusahaan yang mengeruk emas di tanah mereka. Jika seperti ini, apakah mereka merasa “dilibatkan” dalam pembangunan daerah tersebut?</p>
<p style="text-align:justify;">2. Seandainya saya menjadi anggota DPD, saya akan mengawasi jalannya pembangunan di daerah perwakilan saya sehingga aspek lingkungan tetap terperhatikan. Hal ini dimaksudkan agar kejadian seperti di Pulau Padang, Riau, tidak terjadi lagi. Seperti yang kita ketahui, puluhan masyarakat asal Pulau Padang menjahit mulutnya di depan Gedung DPR atas bentuk protes mereka terhadap aktivitas perusahaan yang merusak keseimbangan ekosistem dan lingkungan Pulau Padang. Tentu saja hal ini merugikan rakyat di sana, dan saya tidak ingin hal ini terjadi di daerah perwakilan saya.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Terakhir, seandainya saya menjadi anggota DPD, saya akan mengawasi setiap perusahaan yang berniat mengeksplorasi kekayaan alam di daerah perwakilan saya. Saya akan bertindak tegas dan mengusulkan pencabutan izin perusahaan yang terbukti melanggar peraturan, merugikan rakyat, melakukan pelanggaran HAM, atau merusak lingkungan di daerah perwakilan saya seandainya menjadi anggota DPD nanti agar masalah diatas tidak terjadi di daerah perwakilan saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah hal-hal yang akan saya lakukan seandainya saya menjadi anggota DPD.</p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/curhat/'>Curhat</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/1146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/1146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/1146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1146&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/12/28/mencegah-masalah-tanpa-masalah-pembangunan-sinergis-antara-masyarakat-lingkungan-dan-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Internet, Alam Liar, dan Hidup Xlangkah Lebih Maju</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/11/30/internet-alam-liar-dan-hidup-xlangkah-lebih-maju/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/11/30/internet-alam-liar-dan-hidup-xlangkah-lebih-maju/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 14:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=1142</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hal yang terjadi antara saya dan internet, mulai dari menemukan pasangan hidup lewat facebook, berteman dan berbagi informasi dan lain-lain. Tapi hubungan saya dan internet jauh lebih dalam. Karena internet, saya menemukan jalan hidup saya sebagai abdi lingkungan, menemukan tempat dimana saya harus berperan di dunia ini. Internet dengan mudahnya membuat hidup saya Xlangkah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1142&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/11/hotrod3g_icon.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1143" title="hotrod3g_icon" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/11/hotrod3g_icon.jpg?w=604" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak hal yang terjadi antara saya dan internet, mulai dari menemukan pasangan hidup lewat facebook, berteman dan berbagi informasi dan lain-lain. Tapi hubungan saya dan internet jauh lebih dalam. Karena internet, saya menemukan jalan hidup saya sebagai abdi lingkungan, menemukan tempat dimana saya harus berperan di dunia ini. Internet dengan mudahnya membuat hidup saya Xlangkah Lebih Maju.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama kali mengenal internet? Mungkin saat saya menginjak kleas 2 SMP. Saat itu seorang kawan mengajak saya pergi ke warnet hanya untuk iseng saja. Saya yang saat itu belum tahu apa-apa hanya bisa manggut-manggut saat mengetahui kehebatan internet yang mampu memberikan ratusan informasi dalam sekejap!</p>
<p style="text-align:justify;">Keesokan harinya, saya mengunjungi Kebun Binatang Ragunan sendirian. Saya suka melihat satwa, saya bisa belajar banyak hal dari mereka. Disini saya mendapat banyak pengetahuan baru mengenai satwa yang terancam punah, seperti Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) dan Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).</p>
<p style="text-align:justify;">Jujur, saya merasa penasaran, kasihan sekaligus prihatin dengan nasib hewan-hewan ini. Dalam benak saya terlintas beberapa pertanyaan: Bagaimana satwa seindah dan secantik ini bisa terancam punah? Mengapa manusia memburu mereka? Bagaimana saya bisa membantu melindungi mereka?. Sayangnya, informasi yang diberikan tidak terlalu mencukupi, sehingga membuat saya penasaran.</p>
<p style="text-align:justify;">2 hari kemudian saya kembali ke warnet. Didorong rasa penasaran, saya membuka alamat web yang tertera di souvenir yang saya bawa dari Ragunan kemarin: http://www.primata.or.id/. Rupanya, itu adalah website milik Pusat Primata Schmutzer, pusat edukasi satwa pimata yang ada di dalam Taman Margasatwa Ragunan. Di website itu saya menemukan beberapa link ke website penyelamatan satwa lain yang sarat informasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari kemudian, saya sudah bergabung dalam beberapa forum diskusi tentang penyelamatan dan konservasi satwa. Disana saya berkenalan dan berbagi informasi satu sama lain melalu milis (mailing list) dan berbagai perkumpulan web lainnya. Saya mulai belajar bagaimana mengenali satwa, mengapa mereka diburu dan bagaimana cara menyelamatkan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari situ saya mengerti bahwa kebanyakan satwa menjadi terancam punah karena perusakan habitat dan diburu untuk kepentingan komersial. Misalnya saja, Orangutan Kalimantan yang populasinya kian menurun akibat penebangan hutan ilegal (illegal logging), pembukaan hutan untuk ladang sawit, dan kebakaran hutan. Selain itu Orangutan juga diburu untuk dikonsumsi, dipelihara atau dijadikan binatang sirkus.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu pindah ke Jogja, saya semakin aktif berkenalan dengan berbagai komunitas pecinta satwa di Kota Gudheg via internet. Akhirnya saya bergabung dalam Paguyuban Pengamat Burung Jogja atau PPBJ, yang merupakan kelompok pengamat, pecinta dan pemerhati burung liar di Jogjakarta. Setelah itu, saya jadi sering mengikuti kegiatan pengamatan burung dimana-mana.</p>
<p style="text-align:justify;">Kegunaan internet semakin saya rasakan disini, saat saya menemukan jenis burung yang belum saya ketahui sebelumnya saya tinggal mengakses internet dan bertanya pada Mbah Google. Hal ini juga berlaku ketika saya ingin melihat jenis burung yang agak langka dan saya tidak tahu dimana saya harus mencari. Pokoknya saya semakin dimanja oleh internet, apalagi sejak menggunakan layanan mobile 3G sehingga akses data bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun dengan cepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau saya dan kawan-kawan saya sedang berkampanye atau membutuhkan bantuan, kami tidak perlu lagi repot-repot mencari massa. Dengan social media network seperti Facebook, Twitter dan lain-lain kami bisa menyebarkan informasi dalam sekejap. Misalnya saja saat erupsi Merapi tahun 2010 lalu, dengan mudah bantuan dari para pecinta satwa baik di dalam maupun di luar kota berdatangan. Saya yang saat itu tergabung dalam Animal Rescue Team ProFauna sampai geleng-geleng sendiri melihat antusiasme masyarakat yang tidak hanya ingin menolong manusia, tapi juga hewan-hewan di Merapi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak berhenti disitu saja, berkat sebuah informasi yang dikirimkan oleh kawan saya di milis, saya berkesempatan mengunjungi negeri kelahiran Mahatma Gandhi: Gujarat, India. Saat itu seorang kawan yang juga seorang praktisi perburungan di Indonesia mengrimkan sebuah link tentang undangan konferensi tingkat dunia dari pemerintah Gujarat.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena penasaran, saya coba mendaftar di website yang ditunjukan. Beberapa bulan kemudian sebuah undangan resmi dari panitia Global Birdwatcher’s Conference 2010 (GBWC 2010) sampai di inbox saya. Tiket pesawat, akomodasi dan transportasi sepenuhnya ditanggung oleh panitia. Lagi-lagi karena internet, saya mendapatkan banyak sekali ilmu dan kawan-kawan dari seluruh dunia!</p>
<div id="attachment_1144" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/11/dsc06517.jpg"><img class="size-medium wp-image-1144" title="DSC06517" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/11/dsc06517.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Saya dan Kawan-kawan di Gujarat, India</p></div>
<p style="text-align:justify;">Internet telah membuat saya menjadi lebih baik, menjadi lebih berguna bagi masyarakat dan bumi kita ini. Banyak hal yang telah terjadi, baik ataupun buruk bersama internet. Saya mungkin hanya belajar sendiri, akan tetapi rasa ingin tahu membuat saya untuk terus mengeksporasi dunia maya kapanpun dan dimanapun. Pada akhirnya, internet membuat saya menjadi lebih berguna, lebih berarti dan tentunya, membuat saya Xlangkah Lebih Maju. (Panji)</p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/curhat/'>Curhat</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/1142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/1142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/1142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/1142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/1142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/1142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/1142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/1142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/1142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/1142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/1142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/1142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/1142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/1142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1142&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/11/30/internet-alam-liar-dan-hidup-xlangkah-lebih-maju/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/11/hotrod3g_icon.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hotrod3g_icon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/11/dsc06517.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC06517</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Boom! Baluran-PLN Birding Competition: Balanan Beach! (3)</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/08/20/1101/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/08/20/1101/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Aug 2011 08:35:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Backpacking]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamatan Burung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=1101</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 14 Juli 2011 pukul 06.00 AM &#8220;Lha, charger-ku neng ndi? (Loh, chargerku dimana?)&#8221; Saya bangun dalam keadaan panik. Charger HP saya hilang, padahal semalam saya letakan diatas meja di depan kursi tempat saya tidur. Saya cari di bawah meja, nggak ada. Di dalam tas, di dalam sb, di atas pohon, di toilet, dan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1101&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kamis, 14 Juli 2011 pukul 06.00 AM</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lha, charger-ku neng ndi? (Loh, chargerku dimana?)&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya bangun dalam keadaan panik. Charger HP saya hilang, padahal semalam saya letakan diatas meja di depan kursi tempat saya tidur. Saya cari di bawah meja, nggak ada. Di dalam tas, di dalam sb, di atas pohon, di toilet, dan di dalam tong sampah pun tak ada! Siaaaal!</p>
<p style="text-align:justify;">Bintang yang tadinya ingin tidur di tempat yang sama juga menghilang. Dan saya sadar, jadi semalam saya seperti orang gila yang tidur diatas kursi tamu sendirian?!</p>
<p style="text-align:justify;">Yasudah, dengan berat hati saya ikhlaskan charger saya itu, dengan pertimbangan masih bisa minjem charger orang lain. Baterai masih ada 1/2, cukup lah buat sms-an seharian sama si manis yang menunggu Jogja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Saat itu datanglah Bintang yang menyapa saya dengan santai.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nji, semalam kamu tidur disini toh?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Iya, aku tungguin, katanya mau tidur disini juga?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lha nggak jadi e nji, aku tidur di mushola..&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;As****, berarti semalam aku turu dhewekan neng kene koyo wong edan?? C****k..mana chargerku ilang meneh.. M*t*ne!!!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">****</p>
<p style="text-align:justify;">The First Day!</p>
<p style="text-align:justify;">****</p>
<p style="text-align:justify;">Kami segera menuju tenda Bionic dimana mas Zul tidur. Rupanya dia sudah bangun dan bersiap-siap untuk hari pertama lomba. Dan karena panitia TIDAK menyediakan makanan, kami pun sibuk mendiskusikan masalah sarapan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Beli nasi ae nji, ntar lauknya pakai sarden..&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, saya belanjakan UANG TERAKHIR saya untung membeli nasi putih. Sementara itu Bintang menukar Field Guide kami dengan Blocknote lomba.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Loh kok blocknote-nya gini? Masak logo Sponsornya tebel banget?&#8221; keluh kami saat melihat Blocknote. Kalau seperti ini, sulit untuk menggambar sketsa. Satu lagi catatan untuk panitia BPBC 2011.</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, setelah sarapan dan menyiapkan bekal untuk makan siang, kami segera bersiap-siap untuk upacara pelepasan. Dan yah, panitia sudah rewel sendiri memanggil-manggil peserta untuk berkumpul.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sebelum berangkat, mari kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa mulai..&#8221; ujar Mas Zu. Yah, saat itu kami bergabung dalam doa kelompok BIONIC yang terdiri atas 10 tim!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Selesai..&#8221; ujarnya lagi sambil menjulurkan tangan membentuk pistol. Bisa ditebak, saatnya yel-yel!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Satu..dua..tiga&#8230; BOOM!!!!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan yah, kami dengan mantap menuju tempat lokasi pelepasan. Sayangnya Yell-toss tadi hanya diikuti tim BIONIC dan Alsoneta, sementara kawan-kawan kontingen Jogja lain pergi duluan. Coba kalau Yell-Toss sama-sama, pasti seru! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Oke, pengalaman tahun lalu kalau mau kelihatan di kamera mesti ada di paling depan. Kami langsung merangsek ke urutan terdepan, ke arah evergreen meskipun sebenarnya tujuan kami bukan kesana. Yasudah.. satu..dua..tiga.. Dan lomba pun DIMULAI!</p>
<p style="text-align:justify;">Saya, Bintang dan Mas Zul berkumpul untuk briefing terakhir. Yap, seperti yang sudah disepakati, kami berpencar: Bintang ke Evergreen, Mas Zul ke Talpat (trek baru), dan saya ke arah utara menuju Pantai Balanan (juga trek baru). Kami sepakat untuk kembali ke basecamp pukul 12 siang. Sip, satu..dua..tiga..BISMILAH!</p>
<p style="text-align:justify;">Kami pun berpisah, Saya segera menuju arah utara Basecamp, ke arah Pantai Balanan melewati pertigaan ke Pantai Bama. Pada awal trekm vegetasi yang terlihat hanyalah semak-semak dan pohon-pohon rendah di pinggir jalan. Tingginya hanya sekitar 2-3 meter, namun cukup rimbun berjajar di tepi jalan yang meliuk naik-turun.</p>
<p style="text-align:justify;">Disini masih sangat sepi, saya mempercepat langkah agar bisa jadi orang pertama di trek tersebut, sehingga burung-burungnya masih fresh dan masih berada di sekitar jalan utama. Baru beberapa meter saya berjalan, sudah bertemu dengan B. Kacamata Biasa (Zosterops palpebrorus/Oriental White-eye), sementara itu Tekukur Biasa (Streptopelia chinensis/Spotted Dove) dan Dederuk Jawa (Streptopelia bitoquarta/Island Turtle Dove) ada dimana-mana. Lalu terdengar suara Wiwik Kelabu (Cacomantis merulinus/Plaintative Cuckoo), Wiwik Uncuing (Cacomantis sepulcaris/Rusty-breasted Cuckoo), Bentet Kelabu (Lanius schah/Long-tailed Shrike) dan Kepodang Kuduk-hitam (Orioulus chinensis).</p>
<p style="text-align:justify;">Tiba-tiba sesosok bayangan coklat terbang dari lantai hutan, 3 meter di depan saya. Terlihat motif putih di sayapnya, cukup mudah dikenali sebagai Cabak Kota (Caprimulgus affinis/Savanna Nightjar) si burung nokturnal. Lalu di sebuah tikungan, muncul Ayam-hutan Hijau (Gallus varius/Green Junglefowl) jantan yang membuat saya harus tiarap agar bisa melihat bulu-bulunya yang indah: hijau, hitam dan merah dengan jengger warna pelangi. Si Ayam-hutan hanya terlihat sebentar, sebelum kemudian pergi ke semak-semak.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tengah perjalanan, saya menemukan satu tumpukan feses Banteng (Bos sondaicus) betina di tengah jalan. Kenapa saya bilang betina? Karena bentuknya yang melebar dan basah. Banteng adalah hewan yang mengeluarkan urine dan feses bersamaan. Bagi Banteng jantan, urine terpancur keluar sehingga bentuk feses menggunung. Sementara itu urine dan feses Banteng betina jatuh bersamaan sehingga bentuk feses melebar dan basah terkena urin. By the way kenapa kita malah jadi ngomongin kotoran banteng yah? ==&#8217; (English: Why we talk about bullshit?) Yang pasti dengan adanya kotoran banteng yang masih baru, saya berharap bisa melihat Banteng di trek ini, mengingat betapa sulitnya melihat Banteng di Baluran! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Oke, lupakan manusia aneh ini yang berjongkok mengamati kotoran banteng. Yang pasti tiba-tiba datang satu flock burung di ranting-ranting pohon kering. Disana terlihat Caladi Ulam (Dendrocopos macei/Fulvous-breasted Woodpecker), Kapasan Kemiri (Lalage nigra/Pied Thriller) dan satu pasang burung bersuara aneh. Berkali-kali saya arahkan binokular ke mereka, tapi gerakan mereka yang lincah membuat saya bingung.Akhirnya, saya pun berdiri diam di sebelah kotoran banteng tadi selama sekitar 15 menit sambil mencari si burung tadi. Setelah berjuang menahan pegal..saya kecewa. Rupanya Cipoh Kacat (Aegithina tiphia/Common Iora) yang sangat umum dijumpai dimana-mana. Burung ini memiliki variasi suara yang sangat banyak, dan berhasil menipu saya yang rela berdiri sambil misuh-misuh di samping kotoran banteng selama 15 menit. ==&#8217;</p>
<div id="attachment_1110" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283487_1991925035941_1177843577_31907776_1382190_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1110" title="283487_1991925035941_1177843577_31907776_1382190_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283487_1991925035941_1177843577_31907776_1382190_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Telur apa ini?</p></div>
<p style="text-align:justify;">Jalan semakin datar, hutan semak yang menutupi kiri dan kanan jalan semakin lebat. Lagi-lagi saya menemukan burung aneh, beberapa ekor burung berwarna hijau terbang dari arah semak-semak. Punai kah? Tapi apa yang dilakukan punai di semak-semak? Perhatian saya kembali terpecah saat semak-semak di samping saya bergoyang-goyang. Saat saya menengok, terlihat seekor Gemak Loreng (Turnix suscicator/Barred Buttonquail) berlari diantara semak-semak, lalu berhenti dan menatap saya, kemudian berlari lagi. Saat saya kembali menatap tempat dimana burung hijau tadi berada, terlihatlah seekor Betet Biasa (Psittacula alexandri/Red-breasted Parakeet) juvenile. Rupanya si burung hijau itu Betet! Tapi apa yang dilakukan Betet di semak-semak?</p>
<p style="text-align:justify;">Saya melupakan Betet dan memasuki padang savanna. Berbeda dengan bekol, padang savanna disini memiliki rumput yang tinggi, dan memang terlihat tidak seperti rumput. Jalan tanah yang baru dibuat berkelok-kelok, bergelombang (dan sangat menyakiti kaki?) terlihat menembus padang savanna ini sampai batas vegetasi di kejauhan. Sesekali saya berhenti dan menengok ke belakang, ke arah gunung Baluran yang berdiri indah di arah barat laut. Fantastis!</p>
<div id="attachment_1105" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267602_1991925675957_1177843577_31907779_5462122_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1105" title="267602_1991925675957_1177843577_31907779_5462122_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267602_1991925675957_1177843577_31907779_5462122_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Indahnya Gunung Baluran</p></div>
<div id="attachment_1107" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268207_1991925235946_1177843577_31907777_3617045_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1107" title="268207_1991925235946_1177843577_31907777_3617045_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268207_1991925235946_1177843577_31907777_3617045_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Gn. Baluran</p></div>
<div id="attachment_1104" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285222_1991925475952_1177843577_31907778_3967452_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1104" title="285222_1991925475952_1177843577_31907778_3967452_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285222_1991925475952_1177843577_31907778_3967452_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Trek Bekol-Balanan</p></div>
<p style="text-align:justify;">Baru beberapa menit saya berjalan, saya melihat 3 ekor Ayam-hutan Hijau betina yang langsung terbang menjauh begitu saya datang. Juga ada Perenjak Jawa (Prinia farmiliaris/Bar-winged Prinia) di pinggir jalan dan satu rombongan Sepah Kecil (Pericrocotus cinnamomeus/Small Minivet) di kejauhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Teriknya matahari plus kelelahan membuat saya berjalan menunduk. Di sebuah tikungan, saya melihat sesuatu yang mengejutkan di lantai hutan: bulu ekor merak! Ketika saya sadar, saya menegakan kepala dan Whola! Seekor Merak Hijau (Pavo muticus/Green Peafowl) jantan berdiri hanya sekitar 2 meter dari saya! Saya segera menahan gerakan, dan seperti adegan-aadegan di sinetron picisan, kami berdua saling bertatapan selama 15 detik!</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum kami terlibat cinta terlarang, mulut saya yang masih terkejut tidak kuasa berteriak &#8220;JUAANC******K!!!!.&#8221; Walhasil, si merak pun terbang terbirit-birit sebelum sempat saya abadikan gambarnya dengan kamera HP. Hah, saya harus lebih bisa mengendalikan kebiasaan misuh ini ==a.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih kaget akan kehadiran si merak, saya melanjutkan perjalanan, melewati savanna dan sebuah koridor sungai kering dengan pemandangan landscape yang indah, dihiasi suara Perenjak Jawa, Bentet Kelabu, dan satu ekor Cici Padi (Cisticola juncidis/Zitting Cisticola) yang terbang statis tepat diatas saya setelah diserang oleh si Bentet Kelabu. Yah, burung yang satu ini memang egois dan suka menyerang burung lain.</p>
<div id="attachment_1106" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267937_1991924315923_1177843577_31907773_8285210_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1106" title="267937_1991924315923_1177843577_31907773_8285210_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267937_1991924315923_1177843577_31907773_8285210_n.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Sungai Kering</p></div>
<p style="text-align:justify;">Saya berkali-kali menatap langit untuk mencari raptor, namun tidak ada satupun raptor yang terlihat&#8211;hanya ada Layang-layang Loreng (Hirundo striolata/Striated Swallow) dan Kekep Babi (Arthamus leucorynchus/White-breasted Woodswallow) yang berputar-putar mencari serangga diatas savanna. Akhirnya saya sampai di tanda tengkorak di atas pohon, tanda berakhirnya trek Balanan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lha nggak sampai pantai toh?&#8221; batin saya. Saya pun celingak-celinguk mencari tempat istirahat, dan terlihatlah tempat yang cukup asyik di belakang tanda tengkorak. Tepat di pinggir jurang landai, dan keindahan Pantai Balanan terlihat dari sini. Yah, rupanya Pantai Balanan masih sangat jauh, dan terlihat bangunan seperti rumah dan kebun di bawah sana.</p>
<div id="attachment_1112" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284167_1991926235971_1177843577_31907781_7297830_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1112" title="284167_1991926235971_1177843577_31907781_7297830_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284167_1991926235971_1177843577_31907781_7297830_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Balanan dari Bukit Simacan, titik akhir trek Bekol-Balanan.</p></div>
<p style="text-align:justify;">Disini saya hanya duduk di bawah pohon sendirian, mengamati laut sambil menggambar sketsa. Beberapa saat kemudian muncul kawan-kawan dari KSB PeCUK ITS Surabaya, lalu juga ada Mas Ady dkk dari Teens Go Green Jakarta. Dan alhamdulillah, mereka berbaik hati membagi makanannya kepada saya yang kelaparan..jadi terharu..hikz..hikz&#8230; #lebay</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah facebookan (Ya! Ada sinyal GPRS disini!), sms-an sama Ayank di Jogja dan tidur beberapa menit, saya menoleh ke arah pantai Balanan. Dan satu kelebat bayangan hitam Terlihat di kejauhan. Mungkinkah?</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;RAPTOR!&#8221; teriak saya, diikuti gerakan kawan-kawan mengarahkan binokularnya ke arah sana. Wowm satu ekor Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus/Changeable Hawk-eagle) Dark Morph! Yah, si burung elang ini memang memiliki dua bentuk yang diwariskan secara genetis, yaitu bentuk gelap (Dark Morph), bentuk terang (Light Morph) dan stau bentuk yang jarang, bentuk peralihan (Pale Morph). Akhirnya, terlihat juga!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Menikmati indahnya Pantai Balanan, andaikan kamu disini Ai,&#8221; tulis saya di facebook. Yah, andaikan dia ada disini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 10.30, saya memutuskan untuk kembali ke Basecamp. Saya segera berkemas dan berpamitan pada mas Ady dan kawan-kawan yang ada disana. Matahari savanna mulai terik, saatnya berjuang melintasinya&#8211;dan semoga bisa bertemu manusia baik hati lainnya yang mau membagi makanannya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Topi lapangan hadiah dooprize lomba tahun lalu saya pasang di kepala (Moga-moga tahun ini dapat doorprize lagi! XD). Saya kembali menyebrangi savanna sambil memegang binokular, namun tidak ada satupun spesies baru yang terlihat, hanya ada Perenjak Jawa, Kekep Babi dan Layang-layang Loreng. Membosankan ==&#8217; Untungnya saya menemukan 2 helai bulu Ayamhutan Hijau betina disana, lumayanlah buat koleksi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Tiba-tiba terdengar suara burung aneh dari arah pohon di tengah savanna. Karena ada jalan setapak disana, saya memberanikan diri untuk menerobos savanna sampai ke pohon itu. Yupz, ada satu sarang disana, tapi sama sekali tidak bisa saya gapai karena pohon itu adalah pohon paling nista se-baluran: Acacia nylotica, si pohon invasif. Menyerah, saya kembali ke jalan yang benar (Beberapa jam kemudian saya baru tahu kalau savanna yang saya tembus terdiri atas tanaman Rawe, si penyebab gatal!).</p>
<div id="attachment_1108" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/281452_1991926515978_1177843577_31907782_5086850_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1108" title="281452_1991926515978_1177843577_31907782_5086850_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/281452_1991926515978_1177843577_31907782_5086850_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Sarang burung terkutuk yang membuat saya gatal-gatal</p></div>
<div id="attachment_1109" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/282592_1991926595980_1177843577_31907783_2017296_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1109" title="282592_1991926595980_1177843577_31907783_2017296_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/282592_1991926595980_1177843577_31907783_2017296_n-e1313828958168.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Di tengah savanna Bekol-Balanan</p></div>
<p style="text-align:justify;">Di tengah jalan saya sempatkan diri untuk menyantap nasi bungkus ikan sarden yang sudah kami persiapkan sebelumnya. Wow, Makan di tengah hutan semak surga burung Baluran, di atas sebuah batu yang bikin pegel (Nggak rata gitu deh ==&#8217;) di bawah pepohonan yang rindang. Wuah, sarden terasa seperti ikan! (Ente kira sarden dari apa hah?)</p>
<p style="text-align:justify;">Selesai makan dan bikin sketsa, datang dua bule dari Republik Cheko (Mas swiss bilang, &#8220;kabupaten Republik Cheko (sejak kapan gabung ke indonesia??), Katherine dan Peter. Yah, mereka peserta dengan daerah asal terjauh di BPBC 2011.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;He mas dab, entuk manuk apik ora?&#8221;, tanya saya, kira-kira beginilah kalau diterjemahkan ke bahasa jawa.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ora ki lek, as* tenan. Mung manuk ireng ra ceto kae..&#8221; jawab Peter.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lha kowe loro ki soko ngendi lek?&#8221; tanya saya lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku karo kangmas soko Bama dab, iki mung ketok kangkareng si gedhi kae lhoo..&#8221; kata Katherine menimpali.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lha salahe kowe ket mau ki mbojoo wae.. yo wis, mau aku weruh merak 2 meter, manteb ra?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Janc****k kowe ki! M**tane! Isih eneng ra?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mabrur e dab&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Yak wis, saiki aku karo bojo-ku arep neng Balanan wae, muga2 ketemu, amin! Sek yo dab.. Assalamualaikum&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Waalaiukumsalam, ati2 lek!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, lupakan ke-absurdan diatas. Setelah duo bule itu pergi, saya melanjutkan perjalanan menuju Basecamp. Perjalanan saya terasa semakin cepat karena adanya kekuatan tak terbendung dari satu motivasi yang tidak terbendung dari dalam tubuh saya: SAKIT PERUT!</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, benar sekali, saya langsung lari sprint menuju Basecamp. Melewati kali kering, melompati kotoran Banteng, berhenti sebentar mengamati Kipasan Belang (Ryphidura javanica/Pied Fantail), berlikuk di pertigaan Balanan-Bama-Bekol, lalu mencapai Basecamp dengan sukses. Dan yah! Kamar mandinya kosong!</p>
<p style="text-align:justify;">*30 menit kemudian*</p>
<p style="text-align:justify;">Waaah, ternyata Basecamp benar-benar sepi ditinggal para penghuninya. Saya menunggu di pelataran Kantor Pos Seksi Bekol sambil berpikir dimana Bintang dan Mas Zul. Rupanya mereka sudah ada di Gazebo di dekat jalan Bekol-Batangan bersama kawan-kawan Bionic lainnya. Langsung saja saya menuju kesana.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku entuk foto Kucing Alas!&#8221; ujar Mas Zul.</p>
<p style="text-align:justify;">Wow, benar-benar Kucing Hutan (Prionailurus benghalensis/Bengal Cat). Si cantik kuning dengan tutul-tutul hitam ini terfoto dari jarak jauh oleh mas Zul!</p>
<p style="text-align:justify;">Sambil menggambar sketsa, saya menyadari sesuatu yang aneh di Gazebo tempat kami berteduh. Beberapa butiran hitam terlihat dimana-mana, bentuknya tidak asing. Saya baru sadar saat melihat beberapa ekor Monyet Ekor-panjang (Macaca fascicularis/Long-tailed Macaquez) disekitar sana.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;FESES MAKAKA!&#8221; teriak saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sial, rupanya tempat kami duduk penuh dengan feses Monyet Ekor-panjang. ==&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nggak apa-apa Nji, udah kering,&#8221; kata Bintang santai. Wah, santai sekali yah mereka?</p>
<p style="text-align:justify;">Kami melanjutkan menggambar sketsa. Rupanya sulit juga mengambarkan seekor burung dalam bentuk kata-kata. Aah, menyusun kata itu benar-benar sulit ==a.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ngene wae&#8230; Burung kecil yang berkelompok terbang kesana-kemari&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Uduk! Burung kecil yang berkelompok, terbang bersamaan&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Wis..wis..burung kecil yang ramai, ngono wae&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan seterusnya dan seterusnya.. Hah ==&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai di gambar Kepudang-sungu Jawa (Coracina javensis), kami malah beralih topik menjelek-jelekan burung itu. Yah, memang, Kepudan-sung Jawa itu burung yang sangat aneh.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ireng ora putih yo ora, plin-plan.. Kayak abu gosong,&#8221; kata Bintang.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mbuh ki, elik tenan.. Ra matching blass..&#8221; balas Mas Zul.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Suarane serak, ra ceto tenan&#8230;&#8221; balas saya. Edan ==&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">Sekitar 5 jam dari pukul 12.00-17.00 kami habiskan untuk menggambar sketsa dan memberi keterangan. Akhirnya selesai juga pengamatan hari ini. Lumayan, 81 spesies!</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mandi dan melepas lelah, saya bingung bagaimana saya bisa makan. Selain itu baterai Hp pun sudah mulai sekarat, sementara malam ini sudah berjanji mau menelpon Ayank di Jogja! Siaaal ==&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Untung bin untung (bukan mas Untung Biolaska lo!), ada Mbak Tia denga chargernya! Rupanya Hp mbak Tia mati gara-gara jatuh di kamar mandi (Bayangin coba, ngapain bawa hp ke kamar mandi??). Akhirnya kami membentuk kesepakatan: Aku pinjem chargernya, ntar dia minjem Hp-nya sebentar. Okedeh..masih bisa nelpon yang di Jogja! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Oke, itu masalah charger, sekarang masalah perut. Pemecahan masalahnya saya temui di tenda Teens Go Green Jakarta, niatnya sih cuman mau ngobrol-ngobrol sam Khaleb, ternyata dapat Indomie rebus! Setelah selesai, saya melewati tenda Bionic yang juga sedang penuh dengan asap mengebul Dapat makanan lagi! Terakhir, saya melewati tenda Biolaska dengan personilnya yang sedang makan ramai-ramai. Dapat lagi! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Oooh, makasih kawan-kawan, sudah memberikan makanan bagi si anak imut ini T.T #lebay</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, sekarang saatnya Kuis! Kami semua langsung duduk menurut urutan nomor registrasi. Yah, kontingen Jogja mencar-mencar lagi deh ==&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">Kuis dibagi menjadi dia bagian: Kuis tebak suara dan tebak gambar. Nah, seperti biasa, suara yang diberikan selalu aneh-aneh, dan kami hanya bisa mbak 3 dari 5 suara yang disediakan. Lebih aneh lagi kuis tebak gambar, dimana yang ditampilkan hanyalah kumpulan gambar-gambar nggak jadi yang menjemukan (Blur, siluet, dll). Karena gambar lumayan kecil, kami metsi menggunakan binokular untuk melihatnya. Aargh, frustasi ==&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu barulah diadakan pembagian doorprize! Semangat!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apa nama inggris dari burung yang menurut IUCN berada dalam status Critically Edangered?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya langsung mengacungkan tangan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Suryoo!&#8221; teriak mas Swiss. Aduh, lagi-lagi mengubah nama orang seenaknya ==&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan yah! Saya dipilih!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Black Winged Starling,&#8221; ujar saya, dengan pronouncation berantakan karena otak masih disetting ke mode jawa.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Yasudah, karena sesama orang jawa jadi maklum..kasih aja dah..&#8221; kata mas Swiss.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan yah, saya berhasil mendapatkan..umm, mendapatkan..apaan sih nih? Sebuah kantung aneh berwarna biru. Apa ya?</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tempat sabun,&#8221; ujar salah satu dari kami, ragu. Yasudah, meskipun ragu namun karena tidak ada jawaban lain, kami menyepakati kantung ini sebagai tempat sabun!</p>
<p style="text-align:justify;">Acara dilanjutkan dengan bakar jagung, sementara saya mengasingkan diri sambil membawa Hp. Yah, yang di Jogja sudah menunggu :3. Di tengah acara kencan via telpon itu, munculah Musang Luwak (Paradoxurus hermaproditus/Asian Palm Civet) sekitar 3 meter dari saya, menyeberang jalan menuju pepohonan. Wow!</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, hari yang hebat. Perut sudah kenyang oleh jagung, Sweetheart sudah ditelpon. Sekarang saatnya tidur di Musholla (kursi tempat kemarin saya tidur disembunyikan oleh panitia!). Siip, selamat malam paradiso!</p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/backpacking/'>Backpacking</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/pengamatan-burung/'>Pengamatan Burung</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/1101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/1101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/1101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/1101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/1101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/1101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/1101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/1101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/1101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/1101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/1101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/1101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/1101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/1101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1101&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/08/20/1101/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283487_1991925035941_1177843577_31907776_1382190_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">283487_1991925035941_1177843577_31907776_1382190_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267602_1991925675957_1177843577_31907779_5462122_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">267602_1991925675957_1177843577_31907779_5462122_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268207_1991925235946_1177843577_31907777_3617045_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">268207_1991925235946_1177843577_31907777_3617045_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285222_1991925475952_1177843577_31907778_3967452_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">285222_1991925475952_1177843577_31907778_3967452_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267937_1991924315923_1177843577_31907773_8285210_n.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">267937_1991924315923_1177843577_31907773_8285210_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284167_1991926235971_1177843577_31907781_7297830_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">284167_1991926235971_1177843577_31907781_7297830_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/281452_1991926515978_1177843577_31907782_5086850_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">281452_1991926515978_1177843577_31907782_5086850_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/282592_1991926595980_1177843577_31907783_2017296_n-e1313828958168.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">282592_1991926595980_1177843577_31907783_2017296_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Boom! Baluran-PLN Birding Competition: Exploring Paradise! (2)</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/08/14/boom-baluran-pln-birding-competition-exploring-paradise-2/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/08/14/boom-baluran-pln-birding-competition-exploring-paradise-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 03:55:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Backpacking]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamatan Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Alsoneta]]></category>
		<category><![CDATA[Baluran]]></category>
		<category><![CDATA[bama]]></category>
		<category><![CDATA[bekol]]></category>
		<category><![CDATA[Kangkareng Perut-putih]]></category>
		<category><![CDATA[merak hijau]]></category>
		<category><![CDATA[savanna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=1068</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 13 Juli 2011 pukul 06.00 &#8220;Nji,, baterainya udha penuh,&#8221; ujar seorang kawan yang saya lupa siapa. Langsung saja saya cabut charger HP, dan menatap ke luar ruangan. Sudah terang ternyata, matahari pertama di pulau jawa! Yah, Baluran memang terletak di ujung timur pulau jawa, jadi matahari yang kita saksikan disini adalah matahari yang pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1068&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rabu, 13 Juli 2011 pukul 06.00</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://sangperegrine.wordpress.com/2011/08/14/boom-baluran-pln-birding-competition-exploring-paradise-2/#gallery-1-slideshow">Click to view slideshow.</a></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nji,, baterainya udha penuh,&#8221; ujar seorang kawan yang saya lupa siapa. Langsung saja saya cabut charger HP, dan menatap ke luar ruangan. Sudah terang ternyata, matahari pertama di pulau jawa!</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, Baluran memang terletak di ujung timur pulau jawa, jadi matahari yang kita saksikan disini adalah matahari yang pertama bersinar di pulau jawa. Jam 6 disini seperti jam 7 di Jogjakarta!</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu saya melihat ke luar ruangan, sudah ada beberapa orang birdwatcher yang melakukan &#8216;warming up&#8217; di sekitar kompleks BTNB Batangan. Beberapa ekor burung terlihat tidak sungkan menunjukan diri mereka, menjadi perhatian para birdwatcher yang sibuk dengan binokular mereka. Saya sendiri mencatat Cipoh Kacat (Aegithina tiphia/Common Iora), Sepah Kecil (Pericrocotus cinnamomeus/Small Minivet), Bondol Peking (Lonchura punctulata/Scaly-breasted Munia), Bondol Jawa (Lonchura leucogastroides/Javan Munia), Kekep Babi (Arthamus rhynorinchus/White-breasted Woodswallow), Cekakak Sungai (Halcyon chloris/Collared Kingfisher) dan sepasang Caladi (Dendrocopos sp) yang tidak sempat saya identifikasi jenisnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah puas saya berbincang-bincang dengan beberapa orang birdwatcher dari seluruh Jawa-Bali. Yah, meskipun tidak seheboh yang pertama (1st Annual Baluran-Britama Birding Competiiton, peserta dari Riau sampai Timika!), tahun ini pesertanya tetap saja banyak: 210 orang!</p>
<div id="attachment_1091" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284728_2073725776105_1633764591_32058025_5376525_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1091" title="284728_2073725776105_1633764591_32058025_5376525_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284728_2073725776105_1633764591_32058025_5376525_n1.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">oleh Khaleb Yordan</p></div>
<div id="attachment_1092" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284916_2073726936134_1633764591_32058026_4805559_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1092" title="284916_2073726936134_1633764591_32058026_4805559_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284916_2073726936134_1633764591_32058026_4805559_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">oleh Khaleb Yordan</p></div>
<p style="text-align:justify;">Setelah sarapan bareng kawan-kawan Teens Go Green (Khaleb, Mas Ady Kristianto dkk) saya langsung menuju meja regristrasi. Disini, saya agak kecewa dengan competition kit yang diberikan. Jika tahun lalu competition kit-nya dimasukan rapi ke dalam tas jinjing kain, tahun ini menggunakan kantong kresek hitam berukuran besar. Tapi setidaknya kaus yang diberikan lebih baik&#8211;tanpa sablon karet . Yah, kegiatan regristasi ulang jadi terlihat seperti pembagian BLT!</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, ini dia bagian lucunya. Saat saya lagi asyik membaca daftar peserta, saya tertawa terpingkal-pingkal. Langsung saja saya bawa daftar peserta tersebut ke hadapan kawan-kawan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mas.. BIONIC ki cen edan po piye??&#8221; ujar saya. Bayangkan saja, di tengah nama-nama tim yang kedengeran &#8220;keren&#8221;, muncul nama 10 tim Bionic dengan nama yang ndagel seperti biasanya. Yah, saat yang lain memakai nama tim &#8220;Ceyx rufidosa&#8221;, &#8220;Road Runner&#8221;, &#8220;Teens Go Green&#8221; dan lain-lain, 10 tim Bionic tersebut memilih nama &#8220;Tiwul Cinta&#8221;, &#8220;Gethuk&#8221;, &#8220;Jadah Tempe&#8221; dan makanan-makanan khas Jogjakarta lainnya! XD</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak hanya Bionic, tim-tim lain dari Jogja dan Surabaya juga memakai nama yang agak nyleneh. 4 Tim dari BIOLASKA UIN Sunankalijaga memakai nama &#8220;Ihir&#8221;, &#8220;Aye&#8221;, &#8220;Saparatoz&#8221; dan lain-lain. 2 dari 4 tim PeCuk Biologi ITS Surabaya memakai nama yang lebih edan bila diucapkan dengan nada yang tepat: &#8220;Cuk, Pecuk&#8221; dan &#8220;Pecuk, Cuk!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nek ngene wingi Alsoneta mending nggo nama sing edan wae yo?&#8221; ujar saya. Yah, niatnya sih mau pakai nama alay macam &#8220;Alsoneta CayankDiaClelalu&#8221; atau &#8220;Alsoneta CetyaCakInginndcakitilagy&#8221;, supaya kesan anak muda masih terasa. Tapi kok malah jadi aneh ya? ==a</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, mas Zul yang berangkat terpisah karena sedang KKN sudah sampai di Batangan. Tim Alsoneta PPBJ sudah berkumpul, saatnya menuju Bekol!</p>
<div id="attachment_1089" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283872_1991920955839_1177843577_31907760_3552433_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1089" title="283872_1991920955839_1177843577_31907760_3552433_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283872_1991920955839_1177843577_31907760_3552433_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Alsoneta-PPBJ Full Team!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Setelah berkemas, kami segera menuju truk bersama-sama. Pengalaman tahun lalu tesampluk ranting-ranting rendah ketika kami menaiki mobil bak terbuka menuju bekol membuat tidak ada orang yang berani duduk diatas kepala truk. Akhirnya, saya sendiri yang duduk disana.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nji, ati-ati! Ngko kowe kesampluk koyo taun wingi lo! (Nji hati-hati, nanti kamu kesampluk kayak tahun lalu lo!)&#8221; ujar mbak mas Dlohak. Tapi yah, demi mendapatkan pemandangan bagus, saya nekat-nekat aja duduk diatas sana.</p>
<div id="attachment_1090" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284182_1991922795885_1177843577_31907764_897755_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1090" title="284182_1991922795885_1177843577_31907764_897755_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284182_1991922795885_1177843577_31907764_897755_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Merenung di atas kepala truk..</p></div>
<div id="attachment_1093" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285107_1991921995865_1177843577_31907763_6243042_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1093" title="285107_1991921995865_1177843577_31907763_6243042_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285107_1991921995865_1177843577_31907763_6243042_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Masih di atas truk</p></div>
<div id="attachment_1075" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267507_1991921675857_1177843577_31907762_2836441_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1075" title="267507_1991921675857_1177843577_31907762_2836441_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267507_1991921675857_1177843577_31907762_2836441_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></dt>
</dl>
</div>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268567_1991921275847_1177843577_31907761_5978373_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1080" title="268567_1991921275847_1177843577_31907761_5978373_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268567_1991921275847_1177843577_31907761_5978373_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Jalan menuju Bekol, dari atas kepala truk!</p></div>
<div id="attachment_1082" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270382_1991922955889_1177843577_31907765_3504136_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1082" title="270382_1991922955889_1177843577_31907765_3504136_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270382_1991922955889_1177843577_31907765_3504136_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Tiga orang nekat diatas truk!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Rupanya saya beruntung (atau mungkin sial?), karena dahan-dahan rendah yang biasanya merintangi jalan sudah tidak ada, mungkin dtebang oleh panitia. Yah, agak kecewa karena perjalanan jadi nggak seseru tahun lalu, tapi setidaknya saya aman dari terjangan dahan-dahan rendah di jalan. Dan bagian terasiknya: pemandangan yang lebih luas! Bayangkan, Tepekong Jambul (Hemiprocne longipennis) berterbangan, lalu saat truk kami melintasi sebuah kubangan dengan ratusan kupu-kupu disana, yang terbang bersamaan dalam jumlah yang luar biasa&#8211;wow! Fantastis!</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya kami sampai di Bekol. Beberapa tim sudah mendirikan tenda, sementara kami bingung karena tidak membawa tenda. Yah, seperti tahun lalu, terpaksa menyebar dan numpang titip barang di tenda tim lain, hehehe <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_1078" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268202_1991923315898_1177843577_31907766_1933868_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1078" title="268202_1991923315898_1177843577_31907766_1933868_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268202_1991923315898_1177843577_31907766_1933868_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana Basecamp</p></div>
<div id="attachment_1073" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/250338_1956424430328_1234247206_31800640_7624224_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1073" title="250338_1956424430328_1234247206_31800640_7624224_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/250338_1956424430328_1234247206_31800640_7624224_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">The Camp, oleh Khaleb Yordan</p></div>
<p style="text-align:justify;">Saya segera menyapa beberapa kawan lama yang saya temui, salah satunya Khaleb Yordan dari Jakarta Birder yang sekarang tergabung dalam tim Teens Go Green. Kami segera membuat janji untuk berjalan-jalan sore hari nanti, sekalian survey lokasi. Yah, saya memang sudah tidak sabar untuk say hello sama kawan-kawan berbulu di Baluran <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Nah kami langsung menuju menara pandang Bekol, itung-itung pemanasan. Disana kami hanya mendengar suara Perkutut Jawa (Geopelia striata/Barred Dove), lalu beberapa ekor Walet Linchi (Collocalia linchi/Cave swiflet), Kapinis Rumah (Apus affinis/Little Swift) dan Layang-layang Loreng (Hirundo striolata/Striated Swallow). Ada juga beberapa gerombolan Rusa Timor (Axis timorensis/Timor Deer) di tengah savanna.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami juga beremu dengan kawan-kawan Silvagama F. Kehutanan UGM. Mereka bisa dibilang menggantikan kawan-kawan KP3 Burung F. Kehutanan UGM yang tidak bisa datang. Wah, jadi ingat saya belum lolos SNMPTN, dan belu, berhasil masuk Fakultas Kehutanan UGM..hehehehe <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_1087" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283142_1991923515903_1177843577_31907768_7480893_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1087" title="283142_1991923515903_1177843577_31907768_7480893_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283142_1991923515903_1177843577_31907768_7480893_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Gn. Baluran dari atas View Tower</p></div>
<div id="attachment_1076" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267682_1991923435901_1177843577_31907767_1343823_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1076" title="267682_1991923435901_1177843577_31907767_1343823_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267682_1991923435901_1177843577_31907767_1343823_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Savanna Bekol dari atas View Tower</p></div>
<p style="text-align:justify;">Naaah,, sekarang saatnya saya mengisi perut. Saat itu kami (saya, Bintang, Mas Azat, Mas Imam, Kang Harry dll) kebingungan mencari lokasi warung makan yang disediakan panitia (ingat! Panitia tidak menyediakan konsumsi!). Kami cari di dekat savanna, tidak ada. Di dekat kantor resort juga tak ada. Kami cari di bangunan belakang kemah, malah selera makan kami yang hilang! (Kami baru sadar kalau di bangunan dari terpal yang kami jumpai itu terulis &#8220;Toilet Portabel&#8221;)</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Piye ik? Wes ngelih ki!&#8221; ujar kawan-kawan serempak.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pokoke nek nganti ora eneng sego, tak gajul si Swiss!&#8221; ujar Kang Harry dari tim TN Karimun Jawa, teman lamanya Bintang.</p>
<p style="text-align:justify;">Naah, disaat krisis itulah datang sebuah gerobak Bakso di depan jalan menuju savanna. Oooh,, bagaikan melihat oasis di tengah savanna, hanya saja oasisnya berupa kaldu ayam dengan seledri dan daging berbentuk bulat di dalamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat kami hampir melakukan sujud syukur berjamaah, rupanya ada satu badai yang menghilangkan Oasis tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tunggu bentar ya dek, belum dimasak nih!&#8221; ujar penjual Bakso tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami pun terdiam.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Berapa lama bu?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Yah paling-paling 1 jam&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Jedeeer! Sebuah petir raksasa menyambar telinga kami, membentuk suatu suara imaginatif mengerikan dengan suara tawa setan menggema di belakangnya, berulang-ulang..</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;1 jaam..1 jaam.. 1 jaam..1 jaaam&#8230;.1 jaaaaaaaaaamhahahahahahhaaa&#8230;HAHAHAHAHHAAA:..&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dunia semakin gelap..dan gelap..dan&#8230;</p>
<p>&#8220;Bagi peserta dan panitia, di dapur di depan stand sudah disediakan minuman Es Degan gratis, bagi peserta yang berminat silahkan mengambil di depan stand.&#8221;</p>
<p>Sontak kami terbangun dari kegelapan. Ada suatu kalimat yang membuat kami terbangun, tapi kalimat itu masih terasa asing di telinga kami.</p>
<p>&#8220;Bagi peserta dan blablablabla.. Es Degan Gratis..blablablabla..&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">WHAT? Es Degan, GRATIS?? Langsung saja kami menatap meja di dapur panitia, sebuah gelas plastik dengan tetes-tetes embun di sisi luarnya, menandakan isinya yang sangat dingin, menyegarkan; tersorot oleh sebuah cahaya yang membuatnya berkilau-kilau #suara surga.</p>
<p style="text-align:justify;">Glek..SERBU!!</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sekejap dapur panitia langsung penuh oleh para manusia yang kehausan di tengah Savanna. Bayangkan! Di tengah hari yang panas, dimana haus dan lapar menjadi momok utama, tiba-tiba datang rezeki nomplok dan gratis yang bagi kami..hikz..sangat mengharukan #lebay</p>
<p style="text-align:justify;">Oke! Setelah satu gelas habis, kabar baik lainnya datang: baksonya sudah jadi. Eh habis kabar baik ternyata datang kabar buruk, ternyata ini bakso yang ada di samping kantor Batangan, yang tahun lalu saya makan dan langsung enek setelahnya. Kaldunya hambar, dan sausnya pun cuman penuh dengan bahan pewarna ==a</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jarene eneng sego, wah piye ki mas Swiss,&#8221; ujar kami sambil meringis mencari nasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah saat itulah saya melihat mbak-mbak Silvagama yang tadi. Saya langsung ingat akan jaket yang kami tinggalkan sendirian diatas menara pandang!</p>
<p style="text-align:justify;">Dan yah! Rupanya ada perubahan jadwal: orientasi peserta diganti menjadi malam hari, setelah acara pembukaan. Langsung saja saya manfaatkan waktu itu untuk birdwatching dan survey lokasi bareng Khaleb, Mas Ady dan kroni-kroninya, dengan trek Bekol-Bama. Bintang dan Mas Tom juga menuju pantai Bama, tapi melalui jalur berbeda, melewati Manting. Sementara Mas Zul dan kawan-kawan Bionic berjalan menuju Evergreen.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya agak kecewa begitu melihat savanna sudah ramai dengan orang.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nggak janji deh bisa liat Ayamhutan dari jarak dekat,&#8221; ujar saya kecewa.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahun lalu saya, Mas Dlohak dan Mas Willy bisa melihat Ayamhutan Hijau (Gallus varius/Green Junglefowl) dan bahkan Merak Hijau (Pavo muticus/Green Peafowl) dari jarak yang sangat dekat, karena kami manusia pertama yang menapaki jalan Bekol-Bama. Sekarang mungkin mereka sudah pada lari ketakutan, gara-gara ada banyak manusia disana. Yasudahlah..</p>
<div id="attachment_1079" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268430_2073731016236_1633764591_32058033_480402_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1079" title="268430_2073731016236_1633764591_32058033_480402_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268430_2073731016236_1633764591_32058033_480402_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Menuju Bama, oleh Khaleb Yordan</p></div>
<p style="text-align:justify;">Menit-menit pertama tidak ada yang bisa dilihat selain Tekukur Biasa (Streptopelia chinensis/Spotted Dove), Dederuk Jawa (Streptopelia bitorquarta/Island Turtle Dove) dan kawanan Rusa Timor (Axis Timorensis/Timor Deer). Sementara itu suara Perkutut Jawa (Geopelia striata/Barred Dove) bergema dimana-mana.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Elang Tikusnya mana yah?&#8221; tanya saya pada diri saya sendiri. Membosankan, tahun lalu Elang Tikus (Elanus caeraleus/Black-shouldered Kite) dan Alap-alap Sapi (Falco molluccensis/Spotted Kestrel) sangat atraktif bermain di sekitar area savanna bekol. Sekarang? Tidak ada!</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, setidaknya Baluran masih bisa menghibur kawan-kawan saya dari Jakarta dengan kehadiran satu gerombolan besar Rusa Timor yang sedang dalam musim kawin. Dan yang hebat, dari tadi terdengar suara berat yang sangat mengerikan dari arah hutan, suara Banteng Jawa (Bos sondaicus)!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Bantengnya ngamuk nih!&#8221; ujar Khaleb. Yah, suaranya memang mengerikan ==a</p>
<p style="text-align:justify;">Khaleb dan Ilham langsung menuju savanna, menunduk-nunduk berusaha memotret rusa dari jarak dekat. Tapi kok malah kayak orang pacaran di tengah savanna yah? Saya malah diserahi tanggung jawab membawa Monokular dengan tripod jahannam yang berat dan keras. Aargh!</p>
<div id="attachment_1088" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283385_2073732136264_1633764591_32058035_6271211_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1088" title="283385_2073732136264_1633764591_32058035_6271211_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283385_2073732136264_1633764591_32058035_6271211_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Mengamati Rusa Timor (Axis timorensis), oleh Khaleb Yordan</p></div>
<div id="attachment_1074" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267399_2074751281742_1633764591_32059594_6876117_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1074" title="267399_2074751281742_1633764591_32059594_6876117_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267399_2074751281742_1633764591_32059594_6876117_n1.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Rusa Timor (Axis timorensis), oleh Khaleb Yordan</p></div>
<p style="text-align:justify;">Begitu memasuki hutan musim antara Bekol dan Bama, kami mulai melihat beberapa jenis burung lain seperti Kapasan Kemiri (Lalage nigra/Pied Thriller) dengan suara khas-nya &#8220;Kekkekkekee&#8221;. Tepat di pertigaan Jalan Bekol-Bama dan Mantingan, kami berhenti sejenak karena kedatangan sepasang burung asing.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Crimson-winged Woodpecker!&#8221; teriak Khaleb riang.</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, Pelatuk Sayap Merah (Picus pinecus/Crimson-winged Woodpecker) merupakan burung yang cukup umum dijumpai disini, tapi tahun lalu saya tidak melihatnya. List baru alias Lifer!</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa menit kemudian satu kejutan lagi pun datang. Dua ekor Punai Penganten terbang berpasangan. Satu lifer lagi bagi saya! Lalu ada juga Takur Ungkut-ungkut (Megalaima haemacephala/Coppersmith Barbet) dan Sepah Kecil (Pericrocotus cinnamomeus/Small Minivet).</p>
<div id="attachment_1070" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/197793_1956424950341_1234247206_31800642_3001233_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1070" title="197793_1956424950341_1234247206_31800642_3001233_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/197793_1956424950341_1234247206_31800642_3001233_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Menuju Bama, oleh Ilham Khoiri Iam</p></div>
<p style="text-align:justify;">Nah, baru saja kami berbelok, dari arah kelebatan pohon palem terlihat satu bayangan besar terbang sekelabat. Sontak saja saya dan Khaleb yang berjalan paling depan berteriak berbarengan: Kangkareng!</p>
<p style="text-align:justify;">Yah! Kangkareng Perut Putih (Anthaceros albirostris/Oriental Pied Hornbill) yang memang menjadi atraksi utama di hutan pantai Bama. Kami langsung berhenti dan membuka tripod. Ah, akhirnya bebas sejenak dari beratnya beban si monokular!</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa saat kemudian, di gerbang menuju Pantai Bama, belasan ekor Kangkareng Perut Putih terlihat terbang satu persatu! Fantastis! Dan ada Ayamhutan Hijau melintas disana, sebuah Lifer bagi Khaleb.</p>
<div id="attachment_1084" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270719_2073775897358_1633764591_32058133_3448150_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1084" title="270719_2073775897358_1633764591_32058133_3448150_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270719_2073775897358_1633764591_32058133_3448150_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Mengamati Kangkareng Perut-putih (Anthaceros albirostris), oleh Khaleb Yordan</p></div>
<div id="attachment_1085" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270756_2073850539224_1633764591_32058406_5278798_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1085" title="270756_2073850539224_1633764591_32058406_5278798_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270756_2073850539224_1633764591_32058406_5278798_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Kangkareng Perut-putih (Anthaceros albirostris), oleh Khaleb Yordan</p></div>
<p style="text-align:justify;">Sampai di Bama, rupanya sedang surut. Makaka yang biasanya merampok sekarang sedang bermain-main di padang Lamun sambil mencari makanan dari laut. Namun sayangnya, minus kehadiran shorebird.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kalau ada shorebird, kereen nih,&#8221; ujar Khaleb. Yah, Shorebird memang agak susah ditemukan di pantai TN Baluran, apalagi diluar musim migrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Khaleb mengajak saya mencari Kangkareng Perut Putih lagi, rupanya dia belum dapat foto yang bagus. Yasudah, sekalian saya ajak ke hutan pantai, tapi rupanya sudah terlalu gelap untuk mengambil gambar disana, hanya satu ekor Pergam Hijau (Ducula aenea/Imperial Green Pigeon)</p>
<div id="attachment_1081" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268854_2073817098388_1633764591_32058281_1026798_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1081" title="268854_2073817098388_1633764591_32058281_1026798_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268854_2073817098388_1633764591_32058281_1026798_n1.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Welcome to Bama! oleh Khaleb Yordan</p></div>
<div id="attachment_1072" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/197752_1956426470379_1234247206_31800647_518914_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1072" title="197752_1956426470379_1234247206_31800647_518914_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/197752_1956426470379_1234247206_31800647_518914_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Menikmati Bama</p></div>
<div id="attachment_1077" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267722_1991923595905_1177843577_31907769_4273845_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1077" title="267722_1991923595905_1177843577_31907769_4273845_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267722_1991923595905_1177843577_31907769_4273845_n1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Main perahu disaat surut?</p></div>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya karena sudah menjelang gelap, kami memutuskan untuk kembali ke Bekol. Masih disambut oleh belasan ekor Kangkareng Perut Putih, bonus beberapa ekor Gagak Hutan (Corvus enca/Slender-billed Crow).</p>
<p style="text-align:justify;">Saya dan Khaleb yang masih frustasi belum menemukan Ayamhutan Hijau dari jarak dekat memutuskan untuk menimpuki semak-semak dengan batu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ngapain kak?&#8221; tanya Arinta Tata, anggota Teens Go Green yang masih SMK.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Iseng, kali aja ntar ada Ayamhutan keluar,&#8221; jawab Khaleb.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Atau mungkin teriakan manusia yang sedang mendekam disana dan terkena lemparan batu,&#8221; jawab saya, dan kami pun tertawa beramai-ramai.</p>
<p style="text-align:justify;">Hari semakin sore, ufuk barat yang dihiasi Gunung baluran mulai berubah kemerahan. Wow, fantastis: kami berjalan diantara savanna dan angin musim kering dengan pandangan lurus ke arah barat yang kemerahan! Suara banteng masih terdengar dimana-mana, bercampur suara Merak Hijau yang bersahut-sahutan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Merak!&#8221; kata mas Ady. Sontak kami semua berkumpul ke asal suara.</p>
<p style="text-align:justify;">Rupanya ada gerombolan merak diatas pohon Widoro Bukol di kejauhan, bersiap untuk tidur. Lagi-lagi kami membuka kaki tripod dan mulai mengamati hewan cantik itu.</p>
<div id="attachment_1071" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/224450_1956426750386_1234247206_31800648_1144112_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1071" title="224450_1956426750386_1234247206_31800648_1144112_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/224450_1956426750386_1234247206_31800648_1144112_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Mengamati Merak Hijau (Pavo muticus), oleh Ilham Khoiri Iam</p></div>
<div id="attachment_1069" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285244_2073834418821_1633764591_32058342_6106688_n1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1069" title="285244_2073834418821_1633764591_32058342_6106688_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285244_2073834418821_1633764591_32058342_6106688_n1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Mengamati, oleh Ilham Khoiri Iam</p></div>
<p style="text-align:justify;">Kalau tadi saya dan Khaleb berjalan paling depan, sekarang kami kelelahan dan berjalan di belakang. Semua karena kami terlalu semangat berjalan dan semangat membawa monokular nista di pundak beserta tripodnya yang keras. Ah, berat sekali monokular ini T.T</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai di Basecamp saya langsung mampir ke warung di sebelah warung bakso tadi. Yah, rupanya ada warung baru yang buka, dan tahu apa yang dijual? Pecel Ayam! Yeah! Dalam sekejap satu porsi pecel ayam, plus kerupuk dan air putih habis. Akhirnya makan nasi juga <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Oia, berbeda dengan tahun lalu yang nggak madi 3 hari karena males ngantri, tahun ini saya relakan mengantri mandi. Kenapa? Karena saya nggak akan tahan 7 hari tanpa mandi! Yah, akhirnya sayapun memutuskan untuk mandi, dan karena pesertanya nggak sebanyak tahun lalu+ada banyak toilet tambahan yang disediakan panitia, ngantrinya nggak parah-parah amat <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Oke, kembali ke konteks! Saat menjelang upacara pembukaan, Mas Zul dan Bintang malah menghilang entah kemana, padahal hari sudah gelap. Saya cari ke tenda nggak ada, ke ruang panitia nggak ada, ke warung, toilet, atas pohon, bungkus indomie, dan dalam tong sampah pun nggak ada!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nji, aku masih di Bama,&#8221; ujar Bintang via sms. Sudah malam dan masih di Bama? Wow, nekat!</p>
<p style="text-align:justify;">Mas Zul akhirnya datang bersama-sama rombongan Bionic dari arah Evergreen. Lima menit kemudian, bertepatan dengan dimulainya acara, Bintang pun ikut merapat bersama kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Tiba-tiba barisan terdepan berdiri dan bersalaman dengan seseorang&#8211;jelas, itu orang penting. Dengan sigap saya dan beberapa orang lainnya menerobos ke depan dan langsung ngantri bersalaman dengan orang terdepan, berbasa-basi sedikit kemudian duduk lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Siapa Nji?&#8221; tanya Bintang yang nggak ikut ke depan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mbuh,, asal maju aja..&#8221; jawab saya polos, sambil tertawa bersama-sama. Yah, yang penting bersalaman dengan orang penting, siapapun dia :p</p>
<p style="text-align:justify;">Acara dilakukan secara formal, seperti biasa. Hanya saja, kali ini kami bisa duduk dengan santai, tidak seperti tahun lalu dimana kami dipaksa berdiri. Yah, setidaknya nggak sekaku tahun lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu yang membuat saya tertawa adalah ketika Pak Indra Arinal, Kepala Balai TNB berpidato. Maaf-maaf ya pak, jujur pidatonya kurang mengenakan, panjang dan tidak jelas apa yang dibicarakan, mungkin karena posisi mulut yang kurang dekat dengan mik dan volume suara Pak Indra yang kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi.. Ada satu bagian yang saya suka, saat Pak Indra Arinal menyebut-nyebut Jogja di pidatonya, dan terdengar keras. Langsung disambut oleh sorakan riang kontingen Jogja!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Blablabla..dan bisa kita lihat kebanyakan peserta ini berasal dari Jogja..&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;wuaaaaa!&#8221; teriak kawan-kawan kontingen Jogja, dilanjutkan dengan satu teriakan dari Mas Kukuh, Mas Anin dan Trendsetter Jogja lainnya. &#8220;Ji ro lu, BOOM!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, mereka memang menjadi biang kerok di Kontingen Jogja. Mereka juga yang membuat kata &#8220;UYE!&#8221; menjadi ciri khas Kontingen Jogja saat di WBWR Surabaya, dan kalimat khas Tony Lank &#8220;Saparatoz!&#8221; menjadi ciri khas Kontingen Jogja di 1st Annual Baluran BRItama Birding Competition 2010. Kali ini, rupanya pasukan penggembira ini mempopulerkan kata &#8220;Boom!&#8221; untuk menjadi ciri khas kontingen Jogja di BPBC 2011!</p>
<p style="text-align:justify;">Dan tentu saja, yang terjadi adalah saat Pak Indra mengatakan kata Jogja, seluruh kontingen bersorak riuh dan diakhir-akhir, kami berteriak bersama-sama: &#8220;BOOM!&#8221;. Kontingen lain hanya bisa terbengong-bengong melihat kegilaan kami ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Acara dilanjutkan, kali ini giliran &#8220;orang penting&#8221; tadi yang bicara, yang ternyata merupakan Dirjen PHKA! Posisinya hanya satu level di bawah menteri, dan saya baru saja bersalaman dengannya!</p>
<p style="text-align:justify;">Di awal pidatonya, beliau berkata: &#8220;Coba pidato saya didengar, nanti saya kasih pertanyaan masing-masing berhadiah satu juta dari uang tunjangan saya sendiri&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Awalnya kami semua menganggap itu bercanda, karena setelah itu beliau hanya bercerita tentang pengalamannya. Tapi, setelah beberapa menit bercerita dengan bahasa yang apik, dia benar-benar membuka sesi kuis!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nah, sekarang saatnya saya bertanya. Seperti yang saya bilang, saya beri 5pertanyaan, masingkmasing berhadiah 1 juta dari tunjangan saya sendiri. Jadi, nanti saya mohon mas-mas panitia untuk melihat siapa yang lebih dulu angkat tangan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Suasana langsung menjadi tegang. Satu juta? Lumayan! Bisa beli cendol buat orang sedesa! #plak</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pertanyaan pertama.. Karena kita berada di Baluran, sebutkan nama hewan yang dilindungi di Baluran!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan tentu saja, seluruh peserta mengangkat tangannya! Wow, benar-benar hebat cara pak Dirjen menarik perhatian peserta dalam pidatonya. Dan memang bisa dilihat, semua peserta disini sama-sama ngiler akan iming-iming hadiah satu juta, di luar hadiah lomba sebenarnya!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pertanyaan ketiga, tadi saya bercerita tentang pelepasan harimau di TN Bukit Barisan. Di provinsi manakah TN Bukit Barisan berada?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti biasa, ratusan orang bebarengan mengangkat tangan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Yak, yang hijau itu! Yang dibelakang!&#8221; kata pak Dirjen.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;MAS ZU!&#8221; teriak kami kaget, mas Zu dari Bionic dapat jatah menjawab!</p>
<p style="text-align:justify;">Mas Zu yang tampak kaget masih agak kebingungan. Beberapa teman menyarankan jawaban yang berbeda-beda, hingga akhirnya dia asal menjawab..</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;JAMBI PAK!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;SALAH!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">GUBRAAAK! Waduh sayang sekali. Mulai saat itu, tiap kami bicara dengan Mas Zu, kami selalu membicarakan &#8220;Jambi&#8221; dan &#8220;Satu Juta Lewat&#8221; sampai dia kesal. Hahhaa,, parah T.T</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Huuh..Gara-gara Jambi, lewat sudah satu juta..BOOM!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, acaranya memang mengerikan, dan mengasyikan. Dan lagi, manusia-manusia Jogjakarta ini kembali mengacau. Menjadi manusia paling berisik diantara semua peserta.. Yeah! BOOM!</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah acara-acara formal yang menjemukan, sampai juga di acara orientasi peserta, sementara para tamu undangan melakukan safari malam. Orientasi peserta kali ini dipimpin oleh Mas Es Tedy alias Sutadi yang kocak, dan tidak tahu akan kejutan yang menantinya besok <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Acara dimulai dengan pembacaan tata tertib standar, seperti dilarang membuang sampah, mengganggu satwa, membuang puntung rokok atau membunuh panitia #plak. Setelah itu ada tatacara lomba, yang agak berbeda dengan tahun lalu. Karena lombanya dua hari, maka kami diberikan dua notebook untuk deskripsi dan sketsa. Nah, spesies yang sudah dideskripsikan kemarin tidak boleh dicantumkan di hari selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Panitia menyediakan kertas, nggak perlu dikumpulkan, cuman bwt nyatat spesies hari pertama buat pengingat di hari kedua,&#8221; ujar Mas Tedy.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian diberikan peta area pengamatan, kali ini mencakup daerah yang jauh lebih luas dari tahun lalu. Jika tahun lalu area pengamatan hanya mencakup Evergreen (selatan Bekol), Bekol, Bama (Timur, dengan 2 trek berbeda), dan Mantingan (tenggara, menuju Bama), kali ini ditambah 2 trek baru yaitu Talpat (ke arah barat, menuju kacip) dan Balanan (Timur laut). Selain itu trek Evergreen diperpanjang hingga HM 40, dan disediakan mobilisasi umum berupa truk pada pukul 7 pagi bagi peserta yang menuju kesana dan pukul 16.30 sore bagi peserta yang ingin kembali ke basecamp.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami menyaksikan dengan seksama sambil menyusun strategi untuk besok hari.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Gimana Bin?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ntar dirapatkan aja sehabis ini,&#8221; jawab Bintang, yang diikuti anggukan mas Zul.</p>
<p style="text-align:justify;">Tepat setelah acara selesai, kami berkumpul di tenda tempat duduk tamu yang sudah tidak dipakai. Kami sepakat untuk berpencar besok: saya ke Balanan, Mas Zul ke Talpat, sementara Bintang menuju Evergreen. Kertas sketsa diserahkan ke saya, sementara itu Mas Zul memegang kamera untuk lomba fotografi (ingat! Di lomba ini, fotografi menjadi bahan penentuan juara umum!).</p>
<p style="text-align:justify;">Baiklah, karena sudah malam kami memutuskan untuk tidur. Saya sendiri tertidur di kursi tamu, sendirian. Sementara Bintang yang tadi berjanji untuk tidur disitu juga malah ngacir ke mushola, dan Mas Zul tidur di tenda kawan-kawannya dari Bionic. Wehee, saya tidur di kursi pejabat! Empuk :p</p>
<p style="text-align:justify;">Okedeh, sampai besok <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/backpacking/'>Backpacking</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/pengamatan-burung/'>Pengamatan Burung</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/1068/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1068&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/08/14/boom-baluran-pln-birding-competition-exploring-paradise-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284728_2073725776105_1633764591_32058025_5376525_n1.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">284728_2073725776105_1633764591_32058025_5376525_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284916_2073726936134_1633764591_32058026_4805559_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">284916_2073726936134_1633764591_32058026_4805559_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283872_1991920955839_1177843577_31907760_3552433_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">283872_1991920955839_1177843577_31907760_3552433_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/284182_1991922795885_1177843577_31907764_897755_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">284182_1991922795885_1177843577_31907764_897755_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285107_1991921995865_1177843577_31907763_6243042_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">285107_1991921995865_1177843577_31907763_6243042_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267507_1991921675857_1177843577_31907762_2836441_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">267507_1991921675857_1177843577_31907762_2836441_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268567_1991921275847_1177843577_31907761_5978373_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">268567_1991921275847_1177843577_31907761_5978373_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270382_1991922955889_1177843577_31907765_3504136_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">270382_1991922955889_1177843577_31907765_3504136_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268202_1991923315898_1177843577_31907766_1933868_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">268202_1991923315898_1177843577_31907766_1933868_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/250338_1956424430328_1234247206_31800640_7624224_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">250338_1956424430328_1234247206_31800640_7624224_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283142_1991923515903_1177843577_31907768_7480893_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">283142_1991923515903_1177843577_31907768_7480893_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267682_1991923435901_1177843577_31907767_1343823_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">267682_1991923435901_1177843577_31907767_1343823_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268430_2073731016236_1633764591_32058033_480402_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">268430_2073731016236_1633764591_32058033_480402_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/283385_2073732136264_1633764591_32058035_6271211_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">283385_2073732136264_1633764591_32058035_6271211_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267399_2074751281742_1633764591_32059594_6876117_n1.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">267399_2074751281742_1633764591_32059594_6876117_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/197793_1956424950341_1234247206_31800642_3001233_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">197793_1956424950341_1234247206_31800642_3001233_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270719_2073775897358_1633764591_32058133_3448150_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">270719_2073775897358_1633764591_32058133_3448150_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/270756_2073850539224_1633764591_32058406_5278798_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">270756_2073850539224_1633764591_32058406_5278798_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/268854_2073817098388_1633764591_32058281_1026798_n1.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">268854_2073817098388_1633764591_32058281_1026798_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/197752_1956426470379_1234247206_31800647_518914_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">197752_1956426470379_1234247206_31800647_518914_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/267722_1991923595905_1177843577_31907769_4273845_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">267722_1991923595905_1177843577_31907769_4273845_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/224450_1956426750386_1234247206_31800648_1144112_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">224450_1956426750386_1234247206_31800648_1144112_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/08/285244_2073834418821_1633764591_32058342_6106688_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">285244_2073834418821_1633764591_32058342_6106688_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Boom! Baluran-PLN Birding Competition: The Paradise! (1)</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/07/24/boom-baluran-pln-birding-competition-the-paradise-1/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/07/24/boom-baluran-pln-birding-competition-the-paradise-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 13:21:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Backpacking]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamatan Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Alsoneta]]></category>
		<category><![CDATA[Baluran]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Birdwatching]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Lempuyangan]]></category>
		<category><![CDATA[PPBJ]]></category>
		<category><![CDATA[savanna]]></category>
		<category><![CDATA[Sritanjung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=1018</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 12 Juli 2011 &#8220;Mas Imam ngendi ki? (Mas Imam dimana nih?) &#8221; ujar seorang kawan di Stasiun Lempuyangan, tepat di depan kereta Sritanjung yang siap untuk berangkat. &#8220;Ketoke telat meneh deh mas (kayaknya telat lagi deh),&#8221; jawab saya. Ingatan saya kembali ke masa 1 tahun lalu disaat mas Imam ketinggalan kereta Sritanjung, tepat 1 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1018&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Selasa, 12 Juli 2011</p>
<div id="attachment_1021" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/268917_1991919235796_1177843577_31907753_1176019_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1021" title="Jogja" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/268917_1991919235796_1177843577_31907753_1176019_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">100 orang birdwatcher Kontingen Jogja siap untuk berlomba!</p></div>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mas Imam ngendi ki? (Mas Imam dimana nih?) &#8221; ujar seorang kawan di Stasiun Lempuyangan, tepat di depan kereta Sritanjung yang siap untuk berangkat.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ketoke telat meneh deh mas (kayaknya telat lagi deh),&#8221; jawab saya. Ingatan saya kembali ke masa 1 tahun lalu disaat mas Imam ketinggalan kereta Sritanjung, tepat 1 menit setelah kereta berangkat. Yah, penyakitnya mas Imam yang suka ngalong berhari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau tahun lalu beliau masih bisa menghadiri Baluran Birding Competition dengan menumpang mobil Pak Ige, kali ini hampir mustahil dia bisa berangkat tepat waktu. Apalagi lampu di depan gerbong kereta sudah menjadi hijau.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lha kae lo! (Lha itu dia!)&#8221; ujar Bintang dengan semangat. Rupanya ada perkembangan: Mas Imam tepat waktu, sangat tepat waktu. Mari kita beri applause pada pemimpin pasukan ngaretmania ini :p.</p>
<div id="attachment_1020" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/267528_1991919675807_1177843577_31907754_2776950_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1020" title="267528_1991919675807_1177843577_31907754_2776950_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/267528_1991919675807_1177843577_31907754_2776950_n.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Bintang dan Mas Tom</p></div>
<div id="attachment_1023" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284223_1991919795810_1177843577_31907755_5338403_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1023" title="284223_1991919795810_1177843577_31907755_5338403_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284223_1991919795810_1177843577_31907755_5338403_n.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Kami punya tiket lo!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Oh iya, bicara soal Baluran Birding competition, ini adalah acara kedua yang diselenggarakan oleh Taman Nasional Baluran. Berjudul &#8220;2nd Annual Baluran-PLN Birding Competition&#8221; dengan sponsor yang lebih sedikit tapi hadiahnya semakin hebat: total 30 juta rupiah!</p>
<p style="text-align:justify;">Langsung saja, kontingen Jogja mengirimkan sepasukan birdwatcher yang terdiri dari 10 tim BIONIC UNY, 3 Tim Biolaska UIN, beberapa tim Silvagama Fhut UGM, dan 2 tim independen PPBj ALSONETA serta JBPP (Jogja-Baluran Pulang Pergi). Juga ada teman-teman Haliaster dari Semarang&#8211;Total hampir 100 orang diturunkan alias&#8230;satu gerbong kereta!</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sekarang kami sudah berada di Kereta Sri Tanjung dengan Bintang dan mas Tom(pel) di samping saya. Saya bersama Bintang akan Bergabung dalam tim Independen PPBJ Alsoneta bersama mas Juki ketua PPBJ yang akan menyusul besok. So, saatnya berangkat!<br />
Kereta berjalan perlahan dengan sedikit penumpang di dalamnya. Yah, saya harus mulai menyesuaikan tempat duduk, karena selama lebih dari 18 jam ke depan saya akan berada di dalam kereta ini! Yah, 18 jam!</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pokoknya kalau di stasiun jangan meninggalkan tempat duduk, ndak diambil orang,&#8221; ujar mas Tom.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya dalam beberapa menit, sebagian besar anggota kontingen Jogja sudah ada yang tertidur&#8211;kebanyakan tidak tidur semalaman supaya nggak ketinggalan kereta. Yah, ngaretmania dengan mas Imam sebagai imamnya :p Nah, disaat itulah saya mendapatkan gambar-gambar ini:</p>
<div id="attachment_1024" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284388_1991919955814_1177843577_31907756_20476_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1024" title="284388_1991919955814_1177843577_31907756_20476_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284388_1991919955814_1177843577_31907756_20476_n.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Masih Seger</p></div>
<div id="attachment_1022" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/270732_1991920035816_1177843577_31907757_5850580_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1022" title="270732_1991920035816_1177843577_31907757_5850580_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/270732_1991920035816_1177843577_31907757_5850580_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Teler..</p></div>
<div id="attachment_1019" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284702_1991920235821_1177843577_31907758_56138_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-1019" title="284702_1991920235821_1177843577_31907758_56138_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284702_1991920235821_1177843577_31907758_56138_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ganti pasangan?</p></div>
<p style="text-align:justify;">Beberapa menit kemudian kami kedatangan tamu baru, 2 orang cewek dari Bionic. Ada mbak Tia dan satu lagi saya lupa namanya :p Seperti biasa, kami bercanda tawa sampai tenaga habis dan akhirnya tertidur, lalu bercanda lagi dan tertidur lagi!</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, karena tidak ada yang bisa saya ceritakan lagi karena yang terjad hanya itu-itu saja, saya akan bercerita tentang latar belakang keberangkatan saya dan Bintang menuju Baluran. Yah, begini ceritanya..</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, kemarin sorenya (Senin, 11 Juli 2011 pukul 15.30) saya pergi ke markas Technical Mountaineering Club alias TMC di SMKN 2 Yogyakarta (STM Jetis) untuk mengambil tenda yang akan saya pinjam. Usut punya usut rupanya tendanya masih berada di tangan peminjam sebelumnya dan belum dikembalikan. Setelah ditunggu beberapa lama, kami menyerah. Dengan terpaksa saya mengirim sms ke Bintang dan Mas Zul:</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Wis, tendane ora sido&#8230; Siap2 yuk buat tidur menatap bintang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">Yah,, benar-benar tanpa tenda! Syukurlah kawan-kawan mau mengerti <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align:justify;">Lanjut ke masalah kedua: Logistik. Awalnya Bintang akan membawa kompor portabel, tapi ternyata nggak jadi. Kami mensiasatinya dengan nimbrung masak di kelompok lain. Logistik juga benar-benar pas-pasan. Yah, yang penting nekat dan..berangkat! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Nah, kembali ke Kereta. Jam menunjukan pukul 14.30 dan kami sampai di stasiun Gubeng, Surabaya. Disini kereta akan berhenti sedikit lebih lama untuk dilangsir. Sialnya, ternyata kata sedikit harus diganti mejadi jauh. Yah, dikarenakan ada demo di sekitar areal lumpur lapindo, kereta mesti terlambat beberapa jam. Benar-benar merepotkan ==a.</p>
<p style="text-align:justify;">Lewat tengah malam kami baru sampai di St. Banyuwangi, beberapa jam lebih lama dari waktu yang tertera di jadwal keberangkatan. Gila, hampir 18 jam di dalam kereta!</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, setelah itu masalah berlanjut. Kami menunggu bis yang disediakan panitia untuk bisa sampai ke kantor Balai Taman Nasional Baluran di Batangan. Ternyata bis yang disediakan tidak cukup.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tadi ada yang nawarin lagi, 8rb/orang,&#8221; ujar Mas Azat dari JBPP yang menyambut kami di depan St. Banyuwangi. Rupanya beliau baru saja berlibur di Bali.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah sepakat sebagian di bus yang disediakan panitia dan sebagian lagi di bus yang ditawarkan mas Azat, rupanya supir bus yang ditawarkan mas Azat sudah tidur dan menolak untuk mengantarkan. Yasudah, tambah rumit saja. Akhirnya sisa-sisa penumpang yang nggak muat di bus panitia menyewa sebuah angkot (disana istilahnya Lin) dengan harga 15rb/orang. Hufff, padahal bus yang disediakan panitia hanya 5rb/orang!</p>
<p style="text-align:justify;">Satu jam berlalu, kami sampai di kantor Batangan dengan rasa lelah dan mengantuk. Tapi kami kembali bersemangat begitu melihat baliho 2nd Annual Baluran-PLN Birding Competition dengan foto Layang-Layang Api (Hirundo rustica) yang sangat indah di hadapannya. Baluran, kami kembali.. Kami menanti&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, saya cukup senang. Ternyata disini sudah ada beberapa kawan lama yang menanti, seperti Khaleb dan Mas Ady dari Jakarta. Mereka sudah sampai duluan sekitar 1 jam sebelum kami sampai!</p>
<p style="text-align:justify;">Kami langsung menuju ke aula tempat peserta tidur. Yang saya lakukan pertama kali adalah mencari tempat untuk mencharge HP yang mulai ketar-ketir berbunyi minta diisi. Juga supaya bisa sms-an lagi sama yang di Jogja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Bersambung <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/backpacking/'>Backpacking</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/pengamatan-burung/'>Pengamatan Burung</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/1018/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/1018/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/1018/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/1018/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/1018/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/1018/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/1018/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/1018/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/1018/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/1018/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/1018/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/1018/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/1018/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/1018/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=1018&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/07/24/boom-baluran-pln-birding-competition-the-paradise-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/268917_1991919235796_1177843577_31907753_1176019_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Jogja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/267528_1991919675807_1177843577_31907754_2776950_n.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">267528_1991919675807_1177843577_31907754_2776950_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284223_1991919795810_1177843577_31907755_5338403_n.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">284223_1991919795810_1177843577_31907755_5338403_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284388_1991919955814_1177843577_31907756_20476_n.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">284388_1991919955814_1177843577_31907756_20476_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/270732_1991920035816_1177843577_31907757_5850580_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">270732_1991920035816_1177843577_31907757_5850580_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/07/284702_1991920235821_1177843577_31907758_56138_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">284702_1991920235821_1177843577_31907758_56138_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JBW VI: Rumah Berhantu dan Tersesat 3x</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/07/03/jbw-vi-rumah-berhantu-dan-tersesat-3x/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/07/03/jbw-vi-rumah-berhantu-dan-tersesat-3x/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jul 2011 06:06:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamatan Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Alsoneta]]></category>
		<category><![CDATA[Birdwatching]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[PPBJ]]></category>
		<category><![CDATA[Tersesat]]></category>
		<category><![CDATA[Waduk Sermo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=956</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 26 Juni 2011 pukul 06.00 AM &#8220;Nji, mau bengi kowe weruh sing aneh-aneh ra?&#8221; begitu ujar Mas Han, satu-satunya penghuni BBC (Bionic Basecamp) saat itu. &#8220;Ora ki, lha ngopo to?&#8221; jawab saya curiga. &#8220;Artine kowe wong anyar pertama sing ora di weruhi,&#8221; kata dia, kalem. Saat itu saya yang baru bangun nggak bisa berpikir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=956&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Minggu, 26 Juni 2011 pukul 06.00 AM</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nji, mau bengi kowe weruh sing aneh-aneh ra?&#8221; begitu ujar Mas Han, satu-satunya penghuni BBC (Bionic Basecamp) saat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ora ki, lha ngopo to?&#8221; jawab saya curiga.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Artine kowe wong anyar pertama sing ora di weruhi,&#8221; kata dia, kalem.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat itu saya yang baru bangun nggak bisa berpikir apa-apa, jadi belum mengerti apa yang dimaksud oleh Mas Han. Namun saya juga mengutuki Mas Han, yang jelas-jelas menyuruh saya tidur sendiri di suatu ruangan yang sering &#8220;dikunjungi&#8221; oleh &#8220;sesuatu&#8221; yang kita bahas itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ah, bagaimanapun tidur semalam sangat memuaskan, apalagi dengan ucapan &#8220;Goodnight, i love you&#8221; oleh seseorang disana. Begitulah adanya, malam minggu dihabiskan dengan berkirim-kirim sms mesra, ketimbang menghabiskannya berdua bersama si tambun Mas Han ==&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya memang sengaja memilih untuk tidur di BBC. Besok hari adalah hari spesial, dengan adanya Jogja Bird Walk (JBW) VI di Suaka Margasatwa Waduk Sermo, Kulonprogo, Yogyakarta. Saya memilihnya dengan berbagai pertimbangan:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>supaya lebih dekat dengan lokasi kumpul (SMPN 16 Jogja), karena disuruh kumpul pagi-pagi.</li>
<li>agar tidak tersesat di jalan, karena saya tidak tahu jalan dan saya yakin orang-orang Bionic pasti lebih paham jalan menuju Waduk Sermo.</li>
<li>mencari boncengan, berhubung my Black-striped Red-maitcduck (Hondus varius) belum di-service.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Akhir-akhirnya, saya tahu bahwa alasan nomor dua benar-benar salah. Kenapa? Baca saja terus!</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, jadi setelah sarapan (ane ditraktir mas Han cuy!), kami langsung berangkat. Dengan pedenya dia mengebut, hingga akhirnya Mas Han celingukan menengok ke kanan dan ke kiri.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku lali tuku bensin,&#8221; ujarnya, bukan sebuah masalah yang besar. &#8220;Aku ra ngerti SMPN 16 dimana toh?&#8221; lanjutnya. Sebuah masalah ==&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Untungnya saya tahu dimana itu SMPN 16. Langsung saja kami mengarahkan motor menuju Alun-alun Selatan Jogja. Nah, sampai di kawasan Kraton, kami menemui masalah lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ketoke menggok kene mas,&#8221; ujarku.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tenane?&#8221; jawab dia.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mbuh aku lali&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Asem, piye ki? Ketoke aku digarapi deh&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan akhirnya kami berputar-putar di kawasan Kraton, hingga akhirnya berhasil mencapai titik kumpul yang di tentukan. Lumayan, sambil jalan-jalan&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sesuk meneh aku wegah boncengke Panji,&#8221; ujar mas Han, marah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang kami menunggu kedatangan manusia-manusia lainnya. Padahal sudah ngaret, ternyata tetap jadi yang paling tepat waktu. Sial ==&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah menunggu sambil ngobrol ini dan itu, kami langsung capcuz menuju Waduk Sermo. Ramai-ramai berkonvoi, lalu istirahat sebentar di sebuah pombensin sambil menunggu motor kawan-kawan yang mengisi bensin. Nah, berhubung kami (saya dan Mas Han) sudah mengisi bensin sebelumnya, kami menunggu di depan sebuah warung kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku lali nggowo snack, tuku sek,&#8221; ujar mas Han. Yasudah, kami pun turun dari motor dan mulai menjarah isi toko. Tapi sialnya, begitu kami keluar dari toko tersebut..</p>
<p>&#8220;Lha kok sepi?&#8221; ujar kami berdua. Sial, kami sudah ditinggal!</p>
<p>Awalnya saya biasa-biasa saja, sampai tiba-tiba Mas Han berkata dengan sangat jelas, satu kata yang membuat alasan kedua saya tidur di BBC angker itu seperti tidak ada gunanya. Kata-kata yang mengerikan..</p>
<p>&#8220;Aku ora ngerti jalanne loo..&#8221;</p>
<p>Ahh..terdengar seperti sebuah suara penuh efek dramatisasi, diperlambat dan ditambah Echo yang berulang-ulang.</p>
<p>&#8220;Aaaakuuuu (akuuu..akuuu) oraaa (oraa..oraaa..) ngeeertiii (ngerrrtiii..ngerrtttiii..) jalaaaneeee&#8230; (jalaneee..jalaanee.. Jalanee&#8230;)&#8221;</p>
<p>Seakan-akan semua mobil dan motor itu bergerak dalam gerak lambat. Seberapa mengerikannya kata-kata itu, sampai semuanya menjadi gelap..gelap..dan gellaaaap..</p>
<p>****<br />
Woy! Lanjutin ceritanya!<br />
****</p>
<p>Maaf atas ke-lebay-an kata-kata diatas. Intinya kami panik. Dengan segera kami menghubungi Mbak Rini dari KSSL, dan untungnya dia menuntun kami kembali ke jalan yang benar. Yah, sepertinya duo Mas Han dan saya adalah duo spesialis nyasar ==&#8217;.</p>
<p>Baiklah, cukup lama kami berkendara. Masih diselingi beberapa insiden-insiden lain, macam ban bocor, katup ban lepas dan sebagainya. Akhirnya, kami sampai juga di Suaka Margasatwa Waduk Sermo!</p>
<p>Selama beberapa lama kami beristirahat, mungkin sekitar 15 menit. Kami langsung berkumpul untuk perihal pembagian kelompok pengamatan per petak. Tapi sebelumnya, ada sambutan yang wiseful dari Pak Ketua, Mas Juki sekaligus perkenalan masing-masing instansi.</p>
<p>Jadi, setiap kali nama instansi disebut, anggota instansinya langsung bersorak-sorak sendiri. Dan jelas, Alsoneta yang paling ramai, kenapa? Karena jumlah anggotanya. Yupz, dari 2 orang anggota Alsoneta, hanya saya yang hadir ==&#8217;.</p>
<p>&#8220;Masing-masing instansi membagi anggota kelompoknya, biar tersebar di 4 tim yang berbeda,&#8221; ujar mas Juki. Waduh, saya kan sendiri, gimana cara baginya??</p>
<p>Baik, jadi dengan sedikit trik, kami pun berkumpul. Manusia-manusia ramai macam saya, Antok, Udin, Iksan, Mbak Eni dan Mas Han tergabung dalam 1 tim, hehehehe. Dan yang jadi korban tentu Mbak Eni, karena pemandunya adalah Mas Shaim. Keduanya adalah ketua di instansi masing-masing (KSSL dan BIONIC). Karena itulah, kami menjodoh-jodohkan mereka :p</p>
<p>Oke, saatnya birding! Burung pertama yang kami lihat adalah Burung Madu Kelapa (Anthreptes mallaccensis/Brown-throated Sunbird). Burung yang cukup vokal, dengan paruh panjang khas burung madu. Tenggorokannya berwarna coklat-merah metalik dengan warna perut kuning dan bagian atas kehijauan.</p>
<p>Setelah itu ada juga Cinenen Pisang (Orthotomus sepium/Common Taylorbird), Burung Madu Sriganti (Nectarinia jugularis/Olive-backed Sunbird), Sepah Kecil (Pericrocotus cinnamomeus/Small Minivet) dan wow! Kehicap Ranting (Hypothimis azurea/Black-naped Monarch). Kehicap ranting itu burung yang cukup unik, dengan warna biru metalik dan bercak hitam di tengkuknya untuk burung jantan. Sementara burung betina hanya memiliki warna biru kusam di kepala, dan warna coklat di badannya.</p>
<p>Sementara itu, Sepah Kecil adalah burung yang cukup atraktif, apalagi kalau sedang bergerombol (flocking). Warnanya yang cukup cerah dan kontras, hitam-keabu-abuan dengan corak kuning dan merah menyala memang menarik perhatian. Disini, kami tidak menemukan kelompok yang cukup besar.</p>
<p>Perjalanan dilanjutkan, dibawah pimpinan ketua BIONIC UNY, Mas Shaim Basyari sebagai pemandu kami menapaki jalan yang cukup sulit. Ini dia yang aneh, berhubung Mas Shaim itu pernah hilang secara memalukan di Madura (Lihat artikel Surabaya Waterbird Watching Race), kami bersiap-siap untuk tersesat!</p>
<p>Disaat kami sedang asyik mengamati satu keluarga Bondol Jawa (Lonchurra leucogastroides/Javan Munia), mbak Eni melihat seekor ayam. Awalnya kami pikir itu hanya ayam kampung biasa, sampai belakangan mas Han berkata bahwa disini sering ditemukan Ayamhutan Merah (Gallus gallus/Red Junglefowl). Memang agak susah dibedakan, antara Ayam Kampung dan Ayamhutan Merah, karena aslinya Ayam Kampung adalah hasil domestifikasi dari Ayamhutan Merah.</p>
<p>&#8220;Ketoke dalane salah deh,&#8221; ujar Mas Shaim beberapa menit kemudian. &#8220;Wuih kok dalane ilang?&#8221; ujarnya lagi. Suatu kalimat yang sudah kami duga.</p>
<p>Akhirnya kami harus berjibaku dengan semak-semak dan kebun singkong milik penduduk. Mendaki sebuah bukit, dan berakhir di pinggir jalan aspal. Setidaknya kami nggak terlalu nyasar, tapi tetap aja capek ==&#8217;. Bayangkan, dalam sehari kami (saya dan Mas Han) 3x nyasar!</p>
<p>Tapi setidaknya kejadian tersesat tadi bisa terbayarkan oleh kicauan syahdu plus penampakan seekor burung kuning yang sangat cantik. Bayangkan, kepala dan jambulnya yang hitam, tenggorokan merah ngejreng dipadukan dengan warna kuning cerah di seluruh tubuhnya. Itu dia si Cucak Kuning (Black-crested Bulbul/Pycnonotus melanicterus), burung langka yang jumlahnya sangat melimpah disini!</p>
<p>Oke, setelah puas kami pun segera kembali ke basecamp. Kami menunggu beberapa lama hingga seluruh kelompok kembali, kemudian langsung masuk ke sesi forum.</p>
<p>Nah, disaat inilah kami baru tahu kalau jumlah pesertanya cukup fantastis, 75 orang! Kebanyakan adalah muka-muka baru dari berbagai macam instansi. Wow, ternyata Jogja memang kaya akan pengamat burung! Itupun juga masih belum semua instansi, masih ada beberapa instansi yang tidak bisa hadir di JBW kali ini.</p>
<p>Yah, setelah diskusi ini dan itu, dan semuanya cukup menyenangkan sehingga saya lupa detailnya. Jadi lebih baik saya melompat langsung ke bagian terpenting: penjelasan tentang &#8220;sesuatu&#8221; yang dimaksud mas Han di Bionic Basecamp tadi pagi.</p>
<p>Jadi ceritanya kami sudah pulang dan mampir sebentar menghajar semangkok mie ayam dijalan. Setelah itu, dengan perut kenyang kami melanjutkan perjalanan sambil terus bercerita.</p>
<p>&#8220;Yah, berarti kowe beruntung ora diweruhi,&#8221; ujar mas Han. &#8220;Biasanya orang-orang yang masih baru suka dikasih liat, cuman kamu aja yang nggak liat,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dan mulailah ia bercerita tentang bayangan berbentuk daun kelapa di dinding. Beberapa saat kemudian dia sadar kalau tidak ada pohon kelapa di sekitar sana, dan bayangan itu adalah&#8230; Bayangan tangan yang sangat kurus dan panjang.</p>
<p>Ada lagi cerita tentang wanita yang menggantung di pojok ruangan, suara-suara dan macam-macam ragam mistis lainnya. Bahkan ketika mati lampu, tidak ada yang berani tinggal di rumah itu. Mereka semua pergi ke aktifitas masing-masing.</p>
<p>Yang jadi masalah adalah ketika kami sampai di Bionic Basecamp, tempat yang sedari tadi kami &#8220;krasani&#8221;. Bayangkan, sebuah gelas yang tergeletak di lantai tiba-tiba jatuh dan berputar-putar dalam kecepatan yang konstan.</p>
<p>&#8220;Demit,&#8221; ujar mas Juki santai.</p>
<p>GYAAAAAAA!!!!!</p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/pengamatan-burung/'>Pengamatan Burung</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/956/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/956/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/956/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=956&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/07/03/jbw-vi-rumah-berhantu-dan-tersesat-3x/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>A Single Word For My Sickle-moon Eyed Princess</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/06/15/a-text-for-my-sickle-moon-eyed-princess/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/06/15/a-text-for-my-sickle-moon-eyed-princess/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 04:46:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=936</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Bukan sebuah cerita petualangan, tapi lika-liku kehidupan remaja&#8221; Entahlah, tiap kali burung-burung malam bersiul, selalu ada alasan bagi saya untuk melihat jauh kesana, ke langit dimana bulan berada. Selalu menanti datangnya bulan sabit, dimana saya bisa melihat matanya yang indah, direpresntasikan oleh penghias langit malam diantara ribuan bintang. Well, ini cerita tentang Cinta, salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=936&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:center;">&#8220;Bukan sebuah cerita petualangan, tapi lika-liku kehidupan remaja&#8221;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="white rose" src="http://nichan-sahabat.blog.friendster.com/files/20081222101459_whiterose_494f063330c34.jpg" alt="" width="360" height="360" /></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Entahlah, tiap kali burung-burung malam bersiul, selalu ada alasan bagi saya untuk melihat jauh kesana, ke langit dimana bulan berada. Selalu menanti datangnya bulan sabit, dimana saya bisa melihat matanya yang indah, direpresntasikan oleh penghias langit malam diantara ribuan bintang.</p>
<p style="text-align:justify;">Well, ini cerita tentang Cinta, salah satu faktor utama dari kehidupan para remaja. Di masa peralihan pubertas ke adolesen ini, saya hanya bisa diam termenung menanti seseorang yang pantas&#8211;apalagi mengingat yang pernah dialami dulu. Tapi stop mengingat masa lalu,, hidup berjalan hari ini dan masa depan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hmm, mungkin diawali saat kami menekan tombol &#8220;konfirmasi&#8221; di layar, saat itulah keajaiban bermula. Namun kejadian yang paling mempengaruhi, adalah disaat saya membaca salah satu cerpennya di notes. God, she is crazy!</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, berawal dari rasa kagum akan cerpen luar biasa yang saya baca. Itu saja, dan tanpa disangka kami saling bertukar ide, lalu saling meledek dan lain-lain. Lalu dimulai lah saat dimana kami saling berbagi rasa, dan akhirnya saya sadar bahwa saya menyukainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu hal yang membuat saya terdiam, adalah mata bulan sabitnya yang indah. Dua garis membentuk kurva yang cantik di mukanya, dua garis yang membuat saya bermimpi indah tiap malamnya. Yah, awalnya saya hanya bertanya &#8220;kenapa nggak ada fotomu di FB?&#8221;, dan dia langsung mengirim fotonya. Damn, saat itulah saya sadar bahwa kata-katanya yang narsis itu benar. &#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku cantik kan?&#8221;, itu katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Siapa? Kamu? Kayak monster&#8221;, itu kata mulutku. Namun kau tahu bahwa aku berbohong kan? Bahwa sebenarnya aku ingin berkata.. Ya, kamu memang cantik.</p>
<p style="text-align:justify;">Kehidupanmu mungkin sederhana, jauh lebih sederhana daripada orang superaktif yang menghabisi dirinya dengan ideologi-ideologi, cerita-cerita humanis dan kemanusiaan yang seperti dibuat-buat&#8211;seperti seseorang yang saya &#8220;kenal&#8221; sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, kamu memang anak kamar, bukan pemanjat pohon, penyelam gua atau apalah&#8211;sesuatu yang dulu membuat saya tertarik dengan orang lain. Tapi dari kesederhanaan itu, saya belajar bahwa hidup tidak plain&#8211;datar. Tapi berwarna.</p>
<p style="text-align:justify;">Kamu anak yang pemalu, tapi kamu juga berani. Kamu seorang penyendiri, tapi juga asyik sebagai kawan. Kamu adalah seorang yang lembut,, tapi juga seorang monster. Apakah ini yang dibilang simple? Sederhana? Nyatanya aku bisa melihat semua karakter manusia dalam hidupmu, hidup yang sederhana dan tidak dibuat-buat. Setiap kali aku mengerti apa yang kamu punya, aku semakin tertarik atas dirimu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Dan satu hal yang semakin membuat saya ingin bergerak, adalah cerita tentang dirimu yang disakiti. Kenapa? Kenapa kamu disakiti? Dan kenapa aku peduli? Kenapa aku marah? Kenapa aku menyesal tidak ada di sampingmu saat itu terjadi? Aku yakin di balik tubuh ringkih itu ada jiwa yang kuat, sekuat baja. Dan aku berjanji bahwa kamu tidak akan disakiti lagi. Ya, aku ingin melindungimu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Entahlah, beberapa hari yang lalu aku menyatakannya. Mungkin gila, terlalu cepat, dan bahkan kamu mengira aku bercanda. Tapi tidak, aku tidak bercanda.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku memasang status &#8220;diterima kita makan-makan, ditolak kita minum-minum&#8221; dan menunggu cukup lama. Ternyata tak perlu makan atau minum, kamu menyatkan sesuatu yang sangat adil. Entahlah, tapi jawaban itu terasa begitu adil buatku.</p>
<p style="text-align:justify;">Kamu yang membuatku nyaman sebagai diriku. Kamu yang merasa nyaman dengan dirimu sendiri, sesuatu yangs ederhana dan tidak dibuat-buat. Dan kamu tahu? Aku akan selalu menunggu saat dimana kita bisa bersatu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  *Dibuat khusus untuk seorang pengunjung blog The Chronicles of The Saxony, seorang sederhana yang memiliki sejuta cerita di dalamnya. Seorang dengan mata berlengkung indah layaknya bulan sabit.</p>
<p style="text-align:justify;">I love you ^_^</p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/curhat/'>Curhat</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/936/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=936&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/06/15/a-text-for-my-sickle-moon-eyed-princess/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nichan-sahabat.blog.friendster.com/files/20081222101459_whiterose_494f063330c34.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">white rose</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My 250th Lifer: Dari Meninting Besar Hingga Ke Soto Rp. 1500,-</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/06/10/my-250th-lifer-dari-meninting-besar-hingga-ke-soto-rp-1500/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/06/10/my-250th-lifer-dari-meninting-besar-hingga-ke-soto-rp-1500/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 07:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamatan Burung]]></category>
		<category><![CDATA[kaliurang]]></category>
		<category><![CDATA[Meninting Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Sikep Madu Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Uncal Buau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=915</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 9 Juni 2011 pukul 07.00 Selama beberapa minggu resmi menjadi pengangguran, mengalami kebosanan stadium akut. Setidaknya saya terbebas dari UAN laknat dan SNMPTN biadap itu, sekarang tinggal berdiam diri dan berdoa habis-habisan&#8211;dan terkadang meminta doa pada sembarang orang yang ditemui di jalan. Yah, doakan saya semoga lolos SNMPTN ya kawan-kawan! Hari ini saya diajak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=915&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kamis, 9 Juni 2011 pukul 07.00</p>
<a href="http://sangperegrine.wordpress.com/2011/06/10/my-250th-lifer-dari-meninting-besar-hingga-ke-soto-rp-1500/#gallery-2-slideshow">Click to view slideshow.</a>
<p style="text-align:justify;">Selama beberapa minggu resmi menjadi pengangguran, mengalami kebosanan stadium akut. Setidaknya saya terbebas dari UAN laknat dan SNMPTN biadap itu, sekarang tinggal berdiam diri dan berdoa habis-habisan&#8211;dan terkadang meminta doa pada sembarang orang yang ditemui di jalan. Yah, doakan saya semoga lolos SNMPTN ya kawan-kawan! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Hari ini saya diajak oleh kawan facebook saya, Pakde Robert untuk hunting bareng di kawasan TNGM. Dia adalah seorang fotografer wildlife yang sering men-tag foto-foto burung super &#8220;cling&#8221;. Nah, kebetulan dia ingin tahu spot-spot Avidiversity di Jogja, langsung saja saya ajak ke Tlogo Putri, Kaliurang.</p>
<p style="text-align:justify;">Malamnya, saya menghubungi kawan-kawan PPBJ (Paguyuban Pengamat Burung Jogja), kalau-kalau ada yang mau ikut menemani. Dari sekian ratus yang saya sms, cuman Mas Untung, dedengkot Biolaska UIN Sunan Kalijaga yang menkonfirmasi bisa ikut hunting bareng.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, pagi ini saya dan my lovely Black-stripped Redmatic Duck (Ini nama motor lo! :p) langsung tancap gas ke arah utara, menembus hawa dingin yang luar biasa ganas. Sampai di Kaliurang langsung menjadi numb alias kaku akibat kedinginan. Padahal saya cuman bermotor selama 15 menit, bayangkan bagaimana perasaan Pakde Robert bermotor 2 jam dari Solo sampai di Kaliurang!</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, setelah berkenalan dan saling share (kami belum pernah bertemu sebelumnya), kami memasuki gerbang Hutan Wisata Tlogo Putri dan mulai melihat-lihat suasana sambil menanti mas Untung datang. Pakde Robert langsung mengeluarkan senjatanya, sesuatu yang membuat mata saya berbinar-binar. Awalnya cuman DSLR body only Canon EOS 550 D, cukup standar. Tapi tiba-tiba dia mengeluarkan benda putih megkilat, lensa Zoom (saya lupa mereknya) 100-400mm IS!</p>
<div id="attachment_928" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/255602_1870342356450_1177843577_31801671_6569472_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-928" title="255602_1870342356450_1177843577_31801671_6569472_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/255602_1870342356450_1177843577_31801671_6569472_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Me and Pakde Robert&#039;s Canon EOS 550 D and Zoom Lens 100-400 mm IS</p></div>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Waah,kalau masih gelap seperti ini lensa saya belum mampu berfungsi&#8221;, ujarnya. Maklum, kaliurang di pagi hari selalu dirundung kabut dan mendung. Kami pun memutuskan untuk &#8220;mangkal&#8221; sebentar di air terjun Tlogo Putri yang masih sangat sepi.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya berpikir, &#8220;pasti asyik kalau ada Meninting disini&#8221;. Meninting (Enicurus sp) adalah burung cantik dari marga Turdidae (Anis, punglor dll). Burung ini memang suka mengunjungi daerah-daerah di sekitar aliran air, tapi sifatnya yang pemalu membuat saya ragu dia bisa berada di kawasan wisata ini. Terakhir kali saya melihat salah satu spesiesnya, Meninting Kecil (Enicurus /Lesser Forktail) di air terjun Cibadak yang terpencil, di hutan hujan pegunungan TN Gn. Halimun-Salak (TNGHS).</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa saat kemudian, kami yang sedang megamati gerombolan burung Kacamata Biasa (Zosterops palpeborus/Oriental Whiteye) tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan seekor burung bercorak hitam putih di sekitar sungai lanjutan dari air terjun. Wow, saya nggak percaya: itu Meninting Besar (Enicurus leschenaulti/White-crowned Forktail)!</p>
<div id="attachment_920" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212589018154_100000882439554_560679_605907_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-920" title="247984_210212589018154_100000882439554_560679_605907_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212589018154_100000882439554_560679_605907_n.jpg?w=300&#038;h=204" alt="" width="300" height="204" /></a><p class="wp-caption-text">Kacamata biasa (Zosterop palpeborus/Oriental White-eye) by Pakde Robert</p></div>
<p style="text-align:justify;">Pakde Robert dengan senjatanya langsung membidik si burung hitam putih yang lincah, berlompatan dari satu cabang ke cabang lain. Tapi sial, cahayanya masih sangat minim, ditambah tremor gara-gara gemetar kedinginan. Yasudah, semua frame yang diambil harus di-delete karena hancur sehancur hancurnya ==&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, sudah cukup kami misuh-misuh karena nggak dapat frame bagus. Setidaknya ada lifer baru di Lifer-list saya, #249: Meninting Besar (Enicurus leschenaulti). Yeay!</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya Mas Untung datang bersama satu orang kawannya, Mas Imam Biolaska (bedakan sama Mas Imam dari Grup Meninting yang suka bergadang dan berambut urak-urakan :p). Nah, kamipun meninggalkan lokasi air terjun meski belum mendapatkan frame yang bagus, dan beralih pada pergerakan seekor burung besar di sisi lain taman.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ciung-batu Kecil&#8221;, ujar saya. Ya, Ciung-batu Kecil (Myophonus glaucinus/Sunda Whistling-trush) adalah burung dari yang cukup umum dijumpai disini, tapi memotretnya adalah tantangan yang luar biasa. Warnanya hitam pekat dan suka bermain di tempat-tempat gelap disemak-semak. Karena kebiasaannya itulah, lagi-lagi kami gagal mendapatkan frame yang &#8220;cling&#8221; dari burung ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami meneruskan perjalanan mendaki anak-anak tangga menuju puncak Plawangan. Cukup melelahkan, apalagi di 500 meter pertama disaat kami pemanasan tidak ada satupun burung yang bisa diamati.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Raptor!&#8221;, ujar Mas Untung. Dan ya, seekor raptor (burung pemangsa) berukuran sedang melintas sangat cepat dari arah timur ke barat, sangat cepat sehingga kami tidak bisa mengidentifikasinya. Beberapa menit kemudian datang lagi 2 ekor, soaring tepat diatas kami. Kami pikir itu adalah 2 ekor Sikep Madu Asia (Pernis ptilorhynchus/Oriental Honey Buzzard), tapi tetap saja kami ragu.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa ratus pertama terasa sangat sepi, bahkan ditempat dimana kami sering menemukan burung-burung cantik macam B. Madu Gunung (White-flanked Sunbird) atau Sikatan Ninon (Eumyas indigo/Indigo Flycatcher). Hanya ada Srigunting Kelabu (Dicurus leucophacus/Ashy Drongo) yang narsis bergaya di atas ranting kering.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Manuke do neng ngendiii???&#8221;, keluh kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Hampir satu jam lamanya, kami bertemu dengan beberapa burung kecil macam Gelatik-batu Kelabu, Takur Tulungtumpuk dan Kangkok Ranting. Sialnya kami lagi-lagi tidak mendapatkan frame yang bagus dari burung-burung tersebut.</p>
<div id="attachment_926" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212379018175_100000882439554_560674_1262084_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-926" title="251334_210212379018175_100000882439554_560674_1262084_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212379018175_100000882439554_560674_1262084_n.jpg?w=300&#038;h=193" alt="" width="300" height="193" /></a><p class="wp-caption-text">Cucak gunung (Pycnonotus bimaculatus/Orange-spotted bulbul) by Pakde Robert</p></div>
<div id="attachment_925" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212375684842_100000882439554_560673_5515603_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-925" title="251334_210212375684842_100000882439554_560673_5515603_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212375684842_100000882439554_560673_5515603_n.jpg?w=300&#038;h=208" alt="" width="300" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Srigunting Kelabu (Dicurus leucophaeus/Ashy Drongo) by Pakde Robert</p></div>
<p style="text-align:justify;">Lebih sial lagi, kami beremu dengan dua gerombolan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis/Long-tailed Macaquez) dengan pejantan Alpha-nya yang mengerikan. Tidak ada yang bisa kami lakukan, lampu flash dan stik kayu tak mempan menakuti mereka. Perundingan pun gagal dilakukan, karena kesulitan komunikasi antar spesies. Yasudah, terpaksa kami menunggu karnaval itu lewat.</p>
<div id="attachment_924" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212372351509_100000882439554_560672_482961_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-924" title="251334_210212372351509_100000882439554_560672_482961_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212372351509_100000882439554_560672_482961_n.jpg?w=300&#038;h=208" alt="" width="300" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Sang Penghadang..by Pakde Robert</p></div>
<p style="text-align:justify;">Tiba-tiba mas Mufti yang baru saja menyusul kami melihat seekor Uncal Buau (Macrophygia emiliana/Ruddy Cuckoo-dove) di semak-semak. Sontak kami semua menahan napas, karena Uncal Buau adalah burung misterius yang jarang terlihat. Burung dari keluarga columbidae ini sangat suka bersembunyi di semak-semak, dan segera menjauh apabila ada gangguan sekecil apapun. Karena kebiasaannya ini, lagi-lagi kami gagal mendapatkan frame yang bagus dari burung ini.</p>
<div id="attachment_916" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/252466_210220715684008_100000882439554_560717_4825602_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-916" title="Uncal Buau" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/252466_210220715684008_100000882439554_560717_4825602_n.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Uncal Buau (Macropygia emiliana/Ruddy Cuckoo-dove) by Pakde Robert</p></div>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Arep tekan ngendi ni cah?&#8221;, ujar saya. &#8220;Balik atau tekan Nirmolo?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kami berdiskusi cukup lama, apakah kami akan melanjutkan perjalanan sampai Tlogo Nirmolo atau balik sekarang juga. Karena belum puas, kami putuskan untuk terus berjalan hingga Tlogo Nirmolo.</p>
<p style="text-align:justify;">Jalan menuju Tlogo Nirmolo cukup dekat, dan tidak terlalu rusak bila dibandingkan dengan jalan menuju puncak Plawangan. Cukup menyenangkan, apalagi kami sempat melihat atraksi 3 ekor Sikep Madu Asia yang bersoaring ria di atas kami. Salah satu dari mereka muncul kurang dari 5 meter di samping kami sambil membawa mangsa, seekor tikus. Wow!</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan menuju Tlogo Nirmolo cukup lancar. Tepat jam 12 siang kami beristirahat sebentar sambil membuka bekal.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Biasanya habis 3 botol air. Sekarang 1 botol aja nggak habis&#8221;, ujar Pakde yang biasa hunting di wilayah panas. &#8220;Hawanya enak buat hunting&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, disinilah mas Untung mengadakan atraksi membelah apel dengan tangan! Tidak ada pisau, tanganpun jadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah beristirahat kami melanjutkan perjalanan. Saat itulah datang burung-burung penyanyi, diawali dari seekor Sikatan Belang (Ficedula westermani/Pied Flycatcher) yang cukup narsis, hinggap di batang ranting hanya beberapa meter dari kami. Kemudian ada Jinjing Batu (Hemipus hirundinaceus/Black-winged Flycatcher Shrike) dan Sikatan Ninon (Eumyas indigo/Indigo Flycatcher). Akhirnya, dapat beberapa frame yang lumayan.</p>
<div id="attachment_918" class="wp-caption aligncenter" style="width: 233px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212582351488_100000882439554_560677_1113548_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-918" title="jinjing Batu" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212582351488_100000882439554_560677_1113548_n.jpg?w=223&#038;h=300" alt="" width="223" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Jinjing Batu (Hemipus hirundinaecus/Black-winged Flycatcher Shrike) Betina by Pakde Robert</p></div>
<div id="attachment_919" class="wp-caption aligncenter" style="width: 253px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212585684821_100000882439554_560678_1593876_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-919" title="247984_210212585684821_100000882439554_560678_1593876_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212585684821_100000882439554_560678_1593876_n.jpg?w=243&#038;h=300" alt="" width="243" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Jinjing Batu (Hemipus hirundinaecus/Black-winge dFlycatcher Shrike) Jantan by Pakde Robert</p></div>
<div id="attachment_917" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212579018155_100000882439554_560676_1386862_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-917" title="Sikatan Belang" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212579018155_100000882439554_560676_1386862_n.jpg?w=300&#038;h=219" alt="" width="300" height="219" /></a><p class="wp-caption-text">Sikatan Belang (Ficedula westernmani/Little Pied Flycatcher) by Pakde Robert</p></div>
<p style="text-align:justify;">Namun saya sempat ragu dengan warna cokelat di punggung Sikatan Ninon. Setelah kami cek, ternyata itu bukan Sikatan Ninon, melainkan Kehicap Ranting (Hypothymis azurea/Black-naped Monarch) betina. Dan yeay! Saya belum pernah melihatnya. Akhirnya, Kehicap Ranting menjadi spesies ke 250 yang pernah saya lihat dalam hidup saya! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Sampai di pintu gerbang Tlogo Nirmolo, kami berisitirahat sejenak dan mencuci muka. Disaat itulah kami meminjam kamera milik Pakde Rober buat diajak berfoto. Hahhaa, kompak sekali!</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, perjalanan pulang dari Tlogo Nirmolo menuju Tlogo Putri hanya memakan waktu 15 menit kalau melewati jalan aspal. Selama perjalanan, Pakde Robert meminjamkan kameranya untuk kami jajal dan berlatih memotret.</p>
<div id="attachment_922" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/249566_210064182366328_100000882439554_559983_1458040_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-922" title="249566_210064182366328_100000882439554_559983_1458040_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/249566_210064182366328_100000882439554_559983_1458040_n.jpg?w=300&#038;h=208" alt="" width="300" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster/Sooty-headed Bulbul) by Panji G. A.</p></div>
<p style="text-align:justify;">Ternyata Lensa zoom 100-400mm IS milik Pakde cukup berat, dan cukup sulit bagi saya untuk menemukan lokasi burung hinggap kalau tidak menggunakan Zoom out. Sambil berjalan, Pakde menerangkan beberapa tips fotografi alam liar kepada kami. Lumayan lah, buat nambah ilmu. Nah, disaat itulah muncul sekeor Elang-ular Bido terbang soaring dari arah selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah potret memotret burung, kami menjumpai sebuah warung makan yang unik. Dengan jelas, mata-mata melarat kami menjumpai kata-kata yang tidak wajar tercetak di depannya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;SOTO AYAM Rp.1500,-&#8221;</p>
<div id="attachment_927" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/255000_1868945721535_1177843577_31800503_4289442_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-927" title="255000_1868945721535_1177843577_31800503_4289442_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/255000_1868945721535_1177843577_31800503_4289442_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Soto ayam Rp. 1500??</p></div>
<p>&#8220;Jo, beneran ra yo?&#8221;, tanya saya.<br />
&#8220;Ayo coba yo&#8221;, jawab Pakde Robert.</p>
<p style="text-align:justify;">Well, memang benar harganya cuman segitu. Namun porsinya terlalu kecil, tapi rasanya cukup enak. Dan lebih enak lagi, kami ditraktir Pakde Robert!</p>
<div id="attachment_929" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/259981_1697060877401_1564240926_31298659_8158135_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-929" title="259981_1697060877401_1564240926_31298659_8158135_n" src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/259981_1697060877401_1564240926_31298659_8158135_n.jpg?w=300&#038;h=221" alt="" width="300" height="221" /></a><p class="wp-caption-text">The Team by Mas untung</p></div>
<p style="text-align:justify;">Terimakasih Pakde! ^_^</p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/pengamatan-burung/'>Pengamatan Burung</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/915/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/915/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/915/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=915&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/06/10/my-250th-lifer-dari-meninting-besar-hingga-ke-soto-rp-1500/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/255602_1870342356450_1177843577_31801671_6569472_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">255602_1870342356450_1177843577_31801671_6569472_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212589018154_100000882439554_560679_605907_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">247984_210212589018154_100000882439554_560679_605907_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212379018175_100000882439554_560674_1262084_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">251334_210212379018175_100000882439554_560674_1262084_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212375684842_100000882439554_560673_5515603_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">251334_210212375684842_100000882439554_560673_5515603_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/251334_210212372351509_100000882439554_560672_482961_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">251334_210212372351509_100000882439554_560672_482961_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/252466_210220715684008_100000882439554_560717_4825602_n.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Uncal Buau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212582351488_100000882439554_560677_1113548_n.jpg?w=223" medium="image">
			<media:title type="html">jinjing Batu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212585684821_100000882439554_560678_1593876_n.jpg?w=243" medium="image">
			<media:title type="html">247984_210212585684821_100000882439554_560678_1593876_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/247984_210212579018155_100000882439554_560676_1386862_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Sikatan Belang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/249566_210064182366328_100000882439554_559983_1458040_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">249566_210064182366328_100000882439554_559983_1458040_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/255000_1868945721535_1177843577_31800503_4289442_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">255000_1868945721535_1177843577_31800503_4289442_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2011/06/259981_1697060877401_1564240926_31298659_8158135_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">259981_1697060877401_1564240926_31298659_8158135_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GBWC 2010 Hexalogy: Great Memories!</title>
		<link>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/05/15/gbwc-2010-hexalogy-great-memories/</link>
		<comments>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/05/15/gbwc-2010-hexalogy-great-memories/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 May 2011 11:15:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cendrawasih Panji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Backpacking]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamatan Burung]]></category>
		<category><![CDATA[GBWC 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Gujarat]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangperegrine.wordpress.com/?p=883</guid>
		<description><![CDATA[Better Late then Never Hari sabtu terakhir di bulan november&#8230; Hari terakhir konferensi. Saya merasa akan merindukan tempat ini. Apadaya, waktu sudah selesai. Sekarang waktunya saya bersenang-senang! Agenda hari ini adalah Field Visit ke Narara Island dan Tur kota Jamnagar. Mungkin karena kejadian &#8221;Sleep Out Tragedy&#8221; kemarin membuat panitia berfikir ulang dan mengubah jadwalnya dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=883&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Better Late then Never</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Hari sabtu terakhir di bulan november&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Hari terakhir konferensi. Saya merasa akan merindukan tempat ini. Apadaya, waktu sudah selesai. Sekarang waktunya saya bersenang-senang! Agenda hari ini adalah Field Visit ke Narara Island dan Tur kota Jamnagar. Mungkin karena kejadian &#8221;Sleep Out Tragedy&#8221; kemarin membuat panitia berfikir ulang dan mengubah jadwalnya dari jam 6 pagi menjadi jam 7 pagi. Wahwah..Sekarang saya dan Tharanga sedang berjalan menuju bus. Tapi sebelum bus berangkat, kami menyempatkan diri mengamati burung di belakang hotel, lumayan dapat Greenish Prinia dan Gracefull Prinia, juga Purple Sunbird.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://sangperegrine.wordpress.com/galeri/global-birdwatchers-conference-2010/"><img src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06375.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Birdwatchers</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://sangperegrine.wordpress.com/galeri/global-birdwatchers-conference-2010/"><img src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06376.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Coach Number A4</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://sangperegrine.wordpress.com/galeri/global-birdwatchers-conference-2010/"><img src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06377.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Halaman Belakang Hotel</p></div>
<p style="text-align:justify;">Nah, akhirnya bus berjalan. Perjalanan sekitar 1 jam kami tempuh, melewati kesibukan India. Yaah, sejatinya sama saja dengan kesibukan kota-kota kecil di Indonesia, akan tetapi dengan background yang berbeda: padang savana luas, tanpa sawah, tanpa hutan kayu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sepanjang perjalanan-seperti biasa-saya terus memandang keluar. Hampir di setiap badan air kita bisa melihat Stilt dan Lapwing menyodok lumpur, sementara Spott-billed Duck berenang dan Cormorrant tidur siang diatas balok kayu. Dan hampir di setiap kali kita melihat angkasa, ada Gagak Rumah terbang berisik, mengusir para Myna dan Rock Pigeon yang sedang makan, sementara para raptor seperti Elang Paria dan Elang Bondol terus terbang dengan angkuh. Sekali lagi, semua ini terjadi di tengah kota, bukan daerah taman nasional!</p>
<p style="text-align:justify;">Saat saya menatap iring-iringan bus di luar, ternyata kami dikawal oleh banyak sekali mobil polisi. Wow, serasa di acara konferensi Internasional! (lo kira lo sekarang lagi ada dimana??)<br />
Kami sampai di Narara Island-yang ngasih nama aneh, jelas-jelas bukan pulau!. Disini sebelum birding kami disuruh tea break dulu. Kali ini teh yang disajikan lebih manis, entah berapa banyak gula yang mereka gunakan untuk meneteralkan rasa pahit teh yang aneh itu ==&#8217;. Untuk snack, kami dapat roti isi keju. Yah, lumayanlah&#8230;.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://sangperegrine.wordpress.com/galeri/global-birdwatchers-conference-2010/"><img src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06382.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Para Pengawal</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://sangperegrine.wordpress.com/galeri/global-birdwatchers-conference-2010/"><img src="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06384.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Ambulans?</p></div>
<p style="text-align:justify;">Time to birding! Saya mengikuti jejak Mas Imam, Mas Iqbal, Mas Dedy, Mas Ady dan Boas. Pertama kami dapat House Sparrow, kembaran burung Gereja Eurasia di P. Jawa. Sampai di tepi pantai, kami sudah disambut oleh Lesser Sandplover yang terlihat cukup banyak disini. Ada juga Isabeline Wheatear yang cukup narsis untuk difoto.</p>
<p style="text-align:justify;">Air laut lagi surut, jadi kami bisa terus merangsek ke tengah laut. Di tengah jalan, kami meminjam sebuah monokuler dan melihat target kami: Crab Plover! Wow!</p>
<p style="text-align:justify;">Karena Boas memutuskan untuk spotting di tempat, saya dan mas Imam melanjutkan perjalanan ke tengah laut. Disaat itu, Lesser Sandplover menjadi burung yang paling umum terlihat dimana-mana. Karena ukurannya kecil, saya nggak berani memotretnya dengan kamera aneh ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain Lesser Sandplover juga ada Great Egret dan Black Ibis yang dari tadi terus bermain kucing-kucingan dengan para birdwatcher. Rata-rata burung disini nggak terlalu takut sama manusia, benar-benar fantastis!<br />
Selain itu mas Imam sempat melihat Broadbilled Sandpiper yang belum lama ini menjadi catatan baru di pantai kebanggaan birdwatcher Jogja, pantai Trisik. Lalu saya sendiri melihat Terek Sandpiper dengan paruh melengkung keatas khas miliknya serta Trinil Pembalik Batu alias Ruddy Turnstone, si pengembara jarak jauh yang terkenal akan kaki oranye-nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai di tengah laut kami beristirahat sebentar di sebuah tumpukan batu. Melihat tingkah beberapa birdwatcher lokal yang memakai jas, kemeja dan bahkan baju sari ke pantai, kami malah tertawa sendiri. Ibarat ke pantai pakai kebaya, atau ibarat climbing pakai kain kafan, atai makan nasi pakai puding vanilla=nggak pantes!</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, memang kegiatan birdwatching disini sudah berkembang pesat karena dimulai ratusan tahun yang lalu saat koloni Inggris menguasai tempat ini. Hasilnya, birdwatching tidak hanya dilakukan oleh para akademisi dan instansi terkait seperti di Indonesia, tetapi juga dilakukan oleh semua orang dari seluruh kalangan, mantab!</p>
<p style="text-align:justify;">Ok, karena sudah cukup siang kami memutuskan untuk kembali ke pantai. Baru beberapa meter kami disambut oleh si centil Kedidi Kecil alias Little Stint. Burung pantai imut yang satu ini memang sangat berani hingga saya bisa mengambil fotonya! Masih di jalan, kami melihat Trinil Kaki Hijau alias Greenshank dari jarak yang cukup dekat-sesuatu yang sangat jarang terjadi di pantai Trisik, sementara whiskered Tern, sejenis Gull (nggak bisa diidentifikasi) serta sejenis Sandmartin (juga nggak berhasil diidentifikasi) terus terbang diatas kami. Juga ada Broadbilled Sandpiper dan burung kebanggaan trisik, Kedidi Putih alias Sanderling.<br />
Di trisik, jumlah Sanderling sangat melimpah, 30% dari jumlah populasi di Indonesia, sehingga ditetapkan sebagai site penting dalam konvensi Ramsar. Tapi pemerintah kurang memperhatikan tempat ini, bahkan lokasi pantai malah dijadikan lapangan balap motocross dan sebentar lagi dijadikan tambang besi! Waduh!</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, kembali ke petualangan kami di Narara Island, Gujarat, India. Kali ini seekor Mongolian Sandplover dan Kentish Plover, memecah kebosanan kami akan banyaknya Lesser Sandplover disana-sini.<br />
Mongolian Sandplover mirip dengan Lesser Sandplover, kecuali kakinya yang lebih panjang dengan tibia (paha) hampir sama panjang dengan tarsus (betis). Selian itu warna kakinya juga lebih cerah daripada Lesser Sandplover. Cerek Tilil alias Kentish Plover, seperti kedua saudaranya yang sudah saya sebutkan juga merupakan burung migran yang sampai ke Indonesia. Burung ini sangat mirip dengan Cerek Jawa, sepupunya yang endemik pulau Jawa. Bedanya kerah putih yang tidak menyambung di tengkuk serta warna kepala lebih pucat. Ukurannya lebih kecil daripada Sandplover.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai di pantai kami segera menuju tempat dimana mas Iqbal sedang beristirahat. Sambil berbagi cerita, kami ikut berteduh dari teriknya matahari, lalu datanglah mas Dedy Isntanto dengan &#8220;Si moncong putih&#8221;, lensa fix miliknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat waktunya makan siang saya baru sadar kalau saya meninggalkan kupon makan siang saya di hotel. Untunglah petugasnya mengerti dan membolehkan kami mengambil box makanannya. Entah mengapa makanan hari ini lebih nggak enak daripada makanan yang kemarin, bukan berarti makanan yang kemrain enak lo! Udah itu saya juga bingung, kenapa dari kemarin setiap kali kami makan selalu ada yang namanya bawang merah utuh. Buat apa ya?</p>
<p style="text-align:justify;">Saya membuka sebuah kemasan saus mangga yang mirip kemasan saus cabe sachet di Indonesia. Ternyata orang India suka yang asem-asem? Saya coba aja mencampurkannya dengan bawang merah terus saya makan. Awalnya sih enak, tapi tiba-tiba saya merasa pusing! Saya bisa merasakan rasa bawang di kepala saya dan menjalar ke seluruh tubuh melewati pembuluh darah! Setelah dipikir-pikir, sepertinya amoniak di dalam bawang yang membuat saya langsung pusing kayak gini! Waduh, ternyata cara makan saya salah!</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya saya putuskan kembali ke laut dengan meminjam Olympus SP 800-UZ milik mas Iqbal dan mulai hunting foto. Cuman beberapa meter saya pusing lagi, udah itu saya diserang sama seekor kepiting! Mungkin karena saya manis dikiira makanan kali ya? (lagak lo!)</p>
<p style="text-align:justify;">Tiba-tiba ada peserta yang datang dan menanyakan &#8220;dapat apa aja kamu?&#8221;. Saya tunjukan kepiting yang tadi. Peserta yang belum saya kenal itu mencoba mengambil fotonya. Saya mencoba mengingatkan bahwa kepiting itu galak, tapi gara-gara mendem bawang saya nggak bisa ngomong lancar, bahasa inggris saya hancur seketika! Akhirnya kamera si bapak itu menjadi korban petama &#8220;onion drunk&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke pangkalan, sudah saatnya pulang. Coach mengingatkan kami kalau mau berhenti dan ngambil gambar tinggal bilang aja. Nah, baru beberapa meter jalan kita udah berhenti karena melihat gerombolan burung di tengah tambak. Terlihat ada pelican, flamingo (dua-duanya nggak berhasil diidentifikasi jenisnya) serta Godwits. Karena kami berdiri di sebuah pembatas sempit yang curam dan tinggi, kami harus hati-hati. Saya sempat hampir jatuh dan membanting kamera saya, sementara Tharanga benar-benar jatuh gara-gara buru-buru nyari Hpnya yang jatuh. Ouch, it will be hurt!</p>
<p style="text-align:justify;">Lagi asyik-asyiknya, datanglah Eurasian Marsh Harrier terbang diatas kami. Burung pemangsa yang satu ini memang sangat lincah bermanuver diatas rawa kecil ini. Cantik sekali!</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke bus, saya tertidur lelap hingga bus kembali berhenti dan membuat saya terbangun. Kali ini, 2 ekor Merak Biru atau Indian Peafowl menjadi atraksi yang menarik bagi kami.Sampai di hotel saya langsung mandi.</p>
<p style="text-align:justify;">Abis ini katanya bakal ada acara Experieence Jamnagar yang hanya menggunakan 2 bus. Kondisi hotel mulai sepi karena kebanyakan peserta sudah pulang atau pergi ke tempat lain, tapi saya, Mas Ady, Mas Imam, Mas Iqbal, John dan Dave tidak bisa meninggalkan acara ini. Kami berlima duduk di dalam bis yang sangat kosong, sementara bus yang satunya sangat penuh!</p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata kami cuman diajak ke Lakhota lake, tempat yang sudah 2 kali saya kunjungi. Yah, apa salahnya datang lagi? Lagipula kunjungan kali ini lebih fokus pada bermain-main dan melihat arsitektur tua jamnagar, bukan birding. Walaupun begitu, kami tetap menonton beberapa jenis burung yang menarik seperi Little Grebe, Little Cormorrant, Gull-billed Tern serta Spotted Duck. Untuk burung darat kami melihat Rose ringed Parakeet, Brahiminy Kite alias Elang Bondol dan White-browed Wagtail. Kami melewati jembatan menuju istana di tengah danau, Lakhota Palace. Istana ini terlihat cukup tua dan sepertinya tengah dilakukan perombakan besar disana-sini.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tengah danau yang luasnya sekitar 3 kali luas lapangan sepakbola ini berdirilah sebuah patung, patung yang sama yang saya lihat di Ahmedabad. Bedanya? Ukurannya jauh lebih besar!<br />
Pengunjung istana Lakhota rata-rata turis lokal, sementara kami adalah satu-satunya turis asing disini, maka itulah kami menjadi tontonan disini. Selain itu ada juga beberapa orang berpakaian muslim. Saya sapa, &#8220;Assalamualaikum&#8221;, tapi mungkin karena intonasi saya agak salah (onion drunk!) jadi dia nggak ngerti.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya dan Lee menyusur kedalam Istana yang telah dirombak menjadi museum. Rupanya kami harus membayar untuk bisa masuk museum. Sebenarnya tiketnya sangat murah, tapi kami pikir kami tidak punya waktu karena tour leader hanya membatasi waktu kami sekitar 45 menit.</p>
<p style="text-align:justify;">Di gerbang Istana, seseorang dari kami yang cukup jeli melihat relief Falcon di pundak seorang prajurit patung. Ya! Falcon! Rupanya kedekatan manusia dan burung sudah terjadi sejak jaman dahulu kala, mirip dengan relief Kakatua di Candi Prambanan (yang sebenarnya bukan daerah persebaran asli burung ini).</p>
<p style="text-align:justify;">Kami kembali ke tempat dimana Bus kami seharusnya menunggu, tapi ternyata tidak ada. Rupanya bus yang tadi pergi untuk suatu keperluan, terpaksalah kami menunggu. Lagi saat itu datanglah segerombolan pengemis. Pertama anak kecil yang ngomong nggak jelas sambil nunjuk-nunjuk mulutnya (mungkin maksudnya minta makan), lalu ada nenek-nenek nunjukin pil obat (maksudnya jualan obat atau minta duit buat nyari obat ya?). Karena di blog referensi dikatakan bahwa saya dilarang untuk memberi uang pada pengemis disini, saya (dan yang lainnya) memutuskan untuk tidak memberi mereka uang. Bukannya kami kejam, tapi satu pengemis diberi, 10 lainnya muncul! Yah, terpaksa mesti main tega.</p>
<p style="text-align:justify;">Dave mulai bermain dengan kamera videonya sementara kami semua berkumpul di pinggir jalan, menonton matahari terbenam di belakang istana Lakhota. Tiba-tiba datanglah dua orang gadis kecil menenteng kertas. Dengan bahasa inggris yang lancar mereka meminta kami menandatangani kertas tersebut. Hmm, pas saya lihat, &#8220;Humanity Respect&#8221; dan pokoknya minta sumbangan. Yang aneh, kenapa mesti maksa? Akhirnya saya tidak memberi uang karena ingat kata-kata di blog referensi tentang &#8220;pengemis kelas atas&#8221;. Beberapa dari kami sadar dan tidak memberi uang, tapi masih ada aja yang tertipu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;In my country, Begging is begging, not like this!&#8221;, ujar Lei.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih menunggu bus yang nggak datang-datang, ada seorang anak kecil (lagi!), tapi sekarang bukan pengemis. Anak laki-laki memegang Hp mencoba memotret kami. Daripada dia fotonya ngumpet-ngumpet, saya ajak aja foto bareng. Saya minta guide kami memegang kamera, dan jadilah foto narsis! hehehhe!</p>
<p style="text-align:justify;">Baiklah, akhirnya datang juga itu bus, kami langsung menaikinya. Rupanya kami tidak segera dibawa ke hotel, melainkan masih ada satu sesi belanja. Tempatnya di dekat MP Shah Minicipal Townhall tempat konferensi berlangsung kemarin hari. Saya lihat sisa-sisa kesibukan kemarin masih ada disana-sini. Cukup berat rasanya harus meninggalkan tempat menyenangkan ini. Yeah, tempat yang sangat indah.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sorry, what is your name? I am forget about it&#8221;, tanya John. Sebuah pertanyaan aneh karena dia sudah mengenal kami selama 3 hari ini.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Panji, call me Panji&#8221;, kata saya sambil menunjukan co-card.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Uhm, Manji?&#8221;, balas dia. Lo kira Jumanji hah?</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;no, P.A.N.J.I.. Panji&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Panties??&#8221; (ya Allah, nyasar sampe situ ??)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan saya pun pusing dibuatnya, apalagi setelah itu kawan-kawan memanggil saya &#8220;Panties&#8221; (bagi yang nggak tahu silahkan cari di kamus).</p>
<p style="text-align:justify;">Kami (Saya, Mas Ady, Mas Iqbal, Mas Imam dan Lee) pergi menuju sebuah pasar di pojokan dekat kuil kemarin. Disini kami tidak menemukan sesuatu yang menarik kecuali gerombolan orang berbaju sari. Kami pun pergi mencari tempat lainnya, dan kami menemukan sebuah toko camilan. Yeaah, karena perut mulai kosong kami sempaatkan diri membeli coklat dan makanan lain disini. Oia, penjaga tokonya sempat mengira kami dari Korea lo! (mata belo kayak gini dikira dari korea?).</p>
<p style="text-align:justify;">Ok, sekarang kami pindah menuju sebuah tempat lain, sebuah toko yang lebih besar. Disini kami baru bisa membeli suvenir berupa patung ganesha, gantungan kunci, dan lain-lain. Akhirnya dapat juga! Yaah, harganya juga cukup murah. Uniknya, di setiap rak ada semacam gantungan berbentuk lambang nazi, tapi tanpa bundaran merah. Apa artinya ya?</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke bus, kami langsung menuju hotel. Saat itu sudah jam 8 malam, sementara kami mulai kehabisan rupee karena money changer di deket Townhall tutup. Perjalanan malam dimulai, menembus jalan raya gelap tanpa penerangan menuju hotel ekspress. Di dalam bus yang sepi, terbayang mozaik cahaya kendaraan memapar imajinasi dikaca depan, sementara semua orang mulai kelelahan berbicara. Semua merenung diam, termasuk saya yang masih bertanya, &#8220;apakah ini mimpi?&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai kesini, benar-benar suatu hal yang tidak saya sangka. Ribuan kilometer dari ruumah, di antah berantah India, saya mengenang hidup saya dan kembali meraih kenyataan. Bukan, ini bukan mimpi, Panties!</p>
<br />Filed under: <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/backpacking/'>Backpacking</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/'>Cerita</a>, <a href='http://sangperegrine.wordpress.com/category/cerita/pengamatan-burung/'>Pengamatan Burung</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangperegrine.wordpress.com/883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangperegrine.wordpress.com/883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangperegrine.wordpress.com/883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangperegrine.wordpress.com/883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangperegrine.wordpress.com/883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangperegrine.wordpress.com/883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangperegrine.wordpress.com/883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangperegrine.wordpress.com/883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangperegrine.wordpress.com/883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangperegrine.wordpress.com/883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangperegrine.wordpress.com/883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangperegrine.wordpress.com/883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangperegrine.wordpress.com/883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangperegrine.wordpress.com/883/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangperegrine.wordpress.com&amp;blog=12640050&amp;post=883&amp;subd=sangperegrine&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangperegrine.wordpress.com/2011/05/15/gbwc-2010-hexalogy-great-memories/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f9829aa7da083a125b7c5d8292b4c549?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akirazee</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06375.jpg?w=500" medium="image" />

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06376.jpg?w=500" medium="image" />

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06377.jpg?w=500" medium="image" />

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06382.jpg?w=500" medium="image" />

		<media:content url="http://sangperegrine.files.wordpress.com/2010/12/dsc06384.jpg?w=500" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
